Angkut 100 Jerigen Pertalite Ditutupi Karung Gabah Padi, Truk Logo KDMP Diamankan Polres Sukabumi

Mobil truk berlogo Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mengangkut lebih dari 100 jerigen berisi Pertalite yang sebagian muatannya ditutupi karung gabah padi.
progresifjaya.co.id, SUKABUMI – Satu mobil truk berlogo Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diamankan di Mako Polres Sukabumi. Kendaraan berwarna putih itu ketahuan mengangkut lebih dari 100 jerigen berisi Pertalite yang sebagian muatannya ditutupi karung gabah padi.
Di balik muatan yang tampak seperti angkutan hasil pertanian tersebut, penyidik sedang mengusut dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, membenarkan bahwa BBM yang diangkut menggunakan truk tersebut merupakan Pertalite. Namun, penyidik masih mendalami proses pembelian, tujuan distribusi, hingga alasan jerigen-jerigen itu ditutupi karung gabah.
“Untuk jenis BBM-nya, dari keterangan sementara proses yang sedang dilakukan adalah betul jenisnya adalah Pertalite. Jenis Pertalite dengan proses pembelian menggunakan jerigen dan diangkut menggunakan truk,” kata Iptu Dudi, Rabu, 14 Oktober 2026.
Berdasarkan pantauan di Mako Polres Sukabumi, truk tersebut diselimuti terpal biru. Di bagian bak kendaraan terlihat deretan jerigen yang sebagian tertutup tumpukan karung berisi gabah.
Penyidik masih belum menyimpulkan apakah penutupan muatan itu sengaja dilakukan untuk menyamarkan BBM atau memiliki tujuan lain. Hal tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidikan.
“Kami sedang mendalami itu, tujuannya apakah memang dalam pengangkutan itu sengaja ataupun memang itu ada kepentingan-kepentingan tertentu. Masih dalam pendalaman kami,” jelasnya.
Berdasarkan hasil interogasi sementara, BBM tersebut diduga akan disalurkan kepada sejumlah pengecer di wilayah Kabupaten Sukabumi. Penyidii juga masih mendalami informasi mengenai tujuan distribusi ke wilayah Jampang dan Kalibunder.
Untuk kepastian jalur distribusi dan pihak-pihak yang terlibat masih belum diungkapkan karena proses penyidikan masih berjalan.
Truk beserta barang-barang yang berkaitan dengan perkara tersebut sudah diamankan penyidik pada Minggu, 11 Oktober 2026 malam untuk kepentingan penyidikan.
“Dari interogasi sementara BBM itu diperuntukkan untuk para pengecer yang di beberapa wilayah di wilayah Sukabumi. Namun, terkait dengan kepastian peruntukannya juga itu dalam pendalaman kami,” jelas Iptu Dudi lagi. (Bembo)



