EKONOMI & BISNIS

Pelantikan DPC HIPPI Kota Depok Periode 2026-2031, Wakil Wali Kota Chandra Berharap Pengurus Berikan Kontribusi Nyata

progresifjaya.co.id, DEPOK – Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengapresiasi pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPC HIPPI) Kota Depok periode 2026–2031. Ia berharap kepengurusan baru tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat.

Chandra menilai pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat peran pengusaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pelantikan ini menjadi awal dari tanggung jawab bersama untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Depok,” ujar Chandra, Rabu (21/10/2026)

Ia juga mengingatkan bahwa pelaku usaha saat ini menghadapi berbagai tantangan global yang berdampak hingga tingkat lokal. Disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan dinamika geopolitik menuntut para pengusaha untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

Menurut Chandra, perubahan teknologi dapat memengaruhi pola bisnis dan persaingan pasar. Pelaku usaha yang tidak mampu mengikuti perkembangan berisiko tertinggal. Sementara itu, perubahan iklim dan cuaca ekstrem juga perlu diantisipasi melalui kesiapan infrastruktur serta strategi bisnis yang adaptif.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Chandra melihat Kota Depok memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan perekonomiannya. Potensi itu ditopang jumlah penduduk yang besar, sumber daya manusia yang potensial, kreativitas generasi muda, serta letak geografis Depok yang berdekatan dengan pusat kegiatan ekonomi nasional.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, ia berharap HIPPI dapat menjadi wadah strategis bagi para pengusaha untuk memperluas jaringan dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk perbankan, perguruan tinggi, serta platform digital.

“HIPPI diharapkan mampu mempertemukan para pengusaha dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak sehingga pelaku usaha, khususnya UMKM, dapat berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” tuturnya.

Chandra menambahkan, keberhasilan organisasi pengusaha tidak cukup diukur dari jumlah anggota maupun banyaknya kegiatan yang diselenggarakan. Menurut dia, manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat harus menjadi tolok ukur utama keberhasilan organisasi.

“Yang terpenting bukan hanya jumlah anggota atau kegiatan yang diselenggarakan, tetapi seberapa besar manfaat dan dampak nyata yang dapat diberikan bagi masyarakat,” ucap Chandra.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031, HIPPI Depok diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung perkembangan usaha lokal serta memberikan manfaat bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Depok. (Agus Tanjung)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *