HUKUM & KRIMINAL

Lender Menagih Kejelasan Uang Rp2,4 Triliun, Aset DSI Terlacak Rp500 Miliar

Dana Syariah Indonesia (DSI).

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Estimasi kerugian lender dalam kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI) diperkirakan sekitar Rp2,4 triliun. Dengan angka itu, penelusuran aset baru terlacak dengan nilai lebih dari Rp500 miliar. Namun ini tetap menjadi langkah awal yang penting dan patut diapresiasi.

Perwakilan Paguyuban Lender DSI juga meminta upaya penelusuran aset segera diperkuat setelah Bareskrim Polri menetapkan PT DSI sebagai tersangka korporasi. Diharapkan, penanganan perkara ini tidak berhenti hanya pada proses pidana. Namun juga berorientasi pada pengembalian kerugian korban melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami memandang penelusuran aset dengan nilai lebih dari Rp500 miliar sebagai langkah awal yang penting dan patut diapresiasi. Pada saat yang sama, kami juga berharap proses ini terus dikembangkan karena nilai tersebut masih perlu dibandingkan dengan total kerugian lender yang dalam proses penanganan perkara ini diperkirakan sekitar Rp2,4 triliun,” kata perwakilan dalam keterangan resmi, Senin, 26 Oktober 2026.

Paguyuban juga menegaskan, penelusuran aset tak serta merta menjamin dana korban bisa segera dikembalikan. Aset yang ditemukan atau disita masih harus melalui proses identifikasi, penilaian, serta tahapan perampasan atau eksekusi sesuai mekanisme hukum sebelum dapat disalurkan kepada pihak yang berhak.

“Kami memahami bahwa aset yang ditelusuri atau disita belum otomatis berarti telah dikembalikan kepada korban,” ujar perwakilan lagi.

Para lender juga sudah berteriak menuntut keadilan dan transparansi penuh soal perkara kasus yang tengah berjalan ini

“Uang kami hilang, tabungan masa depan kami digelapkan, namun hingga hari ini korban masih dibiarkan menebak-nebak dalam ketidakpastian. Kami menuntut transparansi penuh atas aset yang telah diblokir, disita, maupun yang sedang diusut!,” sembur perwakilan. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *