Peringati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan: Lintas Generasi Aktivis Jakarta Utara Gelar Dialog Publik dan Bakti Sosial

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada akhir Oktober 2026 menjadi momentum bagi berbagai kalangan aktivis, mahasiswa, dan lintas generasi di tanah air untuk menggelar diskusi publik
Hal tersebut pun menjadi inspirasi aktivis lintas generasi Jakarta Utara mengambil bagian momentum Hari Sumpah Pemuda untuk memperkuat persatuan dan kepedulian sosial melalui diskusi publik serta bakti sosial (baksos) pembagian sembako kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi para penggerak untuk menerjemahkan semangat historis 1928 ke dalam aksi nyata yang relevan dengan dinamika sosial, ekonomi, dan politik saat ini khususnya di Jakarta Utara.

Kegiatan dialog yang mengambil tema “Peran Pemuda dalam Dinamika Demokrasi Jakarta” tersebut mendapat perhatian dari sejumpah elemen kepemudaan dan mahasiswa Jakarta Utara.
Hadir dalam Kegiatan tersebut unsur pimpinan organisasi kemasyarakatan Pemuda KNPI, Pemuda Masjid dan Karang Taruna serta organisasi ekstra kampus GMNI, PMII dan Dewan Kota Administrasi Jakarta Utara yang memberikan harmoni hidupnya berdialog.
Ketua panitia pelaksana dialog, Rido Widodo berharap kegiatan ini merupakan momentum membangun kesadaran pemuda Jakarta Utara atas pentingnya mendukung program pembangunan dan selalu kritis dalam menyikapi fenomena yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Selain menggelar diskusi, aktivis lintas generasi pun akan menggelar bakti sosial penyerahan paket sembako yang disebar di lima titik di kawasan Tanjung Priok dan Clincing.
Berkolaborasi dengan PD Pasar Jaya, kegiatan baksos melengkapi diskusi tersebut. Gerakan pemuda dan aktivis sosial turun langsung ke masyarakat yang membutuhkan seperti orang jompo, dan pekerja informal untuk menyalurkan paket sembako sebagai wujud solidaritas sosial.
Kegiatan ini membuktikan bahwa generasi muda saat ini tidak hanya kritis dalam menyuarakan aspirasi di ruang publik, tetapi juga adaptif dan hadir langsung memberikan solusi konkret atas persoalan riil masyarakat. (Mus)



