
progresifjaya.co.id, LEBAK – Kepolisian Resor (Polres) Lebak mengimbau pengemudi kendaraan khususnya sepeda motor mentaati rambu lalu lintas dan mematuhi peraturan petugas di lapangan untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.
Kanit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Gakkum Satlantas) Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan, Sabtu (11/4/2025), mengatakan, pihaknya menyampaikan imbauan khususnya pengemudi sepeda motor agar mantaati rambu-rambu lalu lintas dan mematuhi peraturan petugas di lapangan, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
Dimana saat ini jumlah kecelakaan lalu lintas khususnya sepeda motor masih tinggi, karena mereka tidak menaati rambu-rambu lalulintas juga peraturan petugas di lapangan.
Kecelakaan lalu lintas itu, kata dia, di antaranya di konvoi di jalan raya dan perempatan serta ugal-ugalan, dalam pengemudi kendaraannya.
Begitu juga rombongan pengemudi sepeda motor menuju kawasan wisata dengan menggunakan dua jalur (kiri kanan) dan arah berlawanan.
“Kami meyakini jika pengemudi sepeda motor mematuhi aturan lalu lintas dipastikan terhindar dari kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
Menurut dia, kepolisian juga kerapkali menggelar Operasi Zebra Maung untuk menindak pelanggaran lalu lintas, seperti pengemudi sepeda motor yang tidak menggunakan helm sesuai standar serta di bawah umur, bermain telepon seluler saat berkendara, serta berboncengan lebih dari dua orang.
Petugas melakukan tindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas dengan memberikan surat tilang secara manual jika terdapat pengendara yang membahayakan pengemudi lain.
“Kami berharap pengemudi kendaraan agar patuh dan disiplin berlalu lintas, karena patuh dan disiplin merupakan cerminan budaya bangsa,” kata Ipda Aris.
Ia menyebutkan, pihaknya mengapresiasi kasus kecelakaan selama Hari Raya Idul Fitri 2026 relatif kecil dan hanya dua kejadian.
Kasus pertama rombongan kendaraan bus menuju wisata Pantai Sawarna mengalami rem blong hingga melukai 15 orang dan tidak ada korban jiwa.
Kedua kecelakaan sepeda motor di Warunggunung dilaporkan satu orang meninggal.
“Kami melihat kasus kecelakaan selama lebaran tahun ini relatif kecil dibandingkan tahun sebelumnya hanya dua orang meninggal,” ujarnya. (R. Rencong)



