
Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo buka suara terkait alasan menaikkan pangkat Kapolda Metro Jaya dari bintang dua (Irjen) menjadi bintang tiga (Komjen). Kapolri beralasan hal itu adalah penyesuaian pangkat dengan Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) yang sudah duluan naik menjadi bintang tiga.
“Menyesuaikan dengan Pangdam saja,” ujar Kapolri Listyo Sigit Rabu malam, 13 Mei 2026.
Dikatakannya, kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri dari Irjen menjadi Komjen sepenuhnya menyesuaikan dengan pangkat Pangdam Jaya, Deddy Suryadi yang sudah menjadi Letjen TNI. Terlebih area tugas dan beban tanggung jawab Kapolda Metro Jaya sama seperti Pangdam Jaya.
Dengan kenaikan pangkat ini, Kang Asep Edi Suheri menjadi satu-satunya Kapolda di Indonesia yang menyandang pangkat jenderal bintang tiga. Sementara Kapolda lainnya menyandang pangkat jenderal bintang dua dan bintang satu.
Informasi kenaikan pangkat ini pertama diketahui dari unggahan akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, @poldametrojaya. Dalam unggahan tersebut, Polda Metro Jaya menyampaikan ucapan selamat kepada Kang Asep Edi atas kenaikan pangkatnya.
“Selamat dan sukses kepada Komjen Pol Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal Polisi,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.
Untuk diketahui, pada 11 Maret 2026 lalu Panglima TNI menaikkan pangkat Pangdam Jaya Deddy Suryadi naik dari Mayjen TNI menjadi Letjen TNI. Kenaikan pangkat dan validasi organisasi ini diketahui bersamaan dengan mutasi 27 perwira tinggi (pati) dan 8 perwira menengah (pamen) TNI.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah ketika itu mengatakan, mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa.
“Dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” jelas Brigjen TNI Aulia kepada awak media, Rabu, 11 Maret 2026.
Dikatakan Brigjen TNI Aulia juga, langkah menaikkan pangkat Pangdam Jaya menjadi bintang tiga dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis.
“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” ujarnya.
Penulis/Editor: Bembo



