HUKUM & KRIMINAL

Viral di Medsos, Branch Manager Bank Swasta Cabang Kebon Sirih Ngaku Jadi Korban Kekerasan Bos HT: Mulut Disumpal Sepatu

Branch Manager dari bank swasta Cabang Kebon Sirih  Jakarta Pusat yang bernama Saidah Amir Sussy.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Viral di media sosial (medsos), seorang Branch Manager dari bank swasta Cabang Kebon Sirih  Jakarta Pusat yang bernama Saidah Amir Sussy mengaku menjadi korban kekerasan oleh bos bank tersebut yang berinisial HT.

Dalam video yang tersebar, Saidah mengaku mengalami kekerasan fisik hingga pelecehan verbal martabat dengan perkataan yang menjatuhkan harga dirinya.

Sogi Baskara selaku kuasa hukum Saidah mengatakan, peristiwa itu bermula ketika kliennya dipanggil terkait dugaan penyalahgunaan dana nasabah.

Namun Sogi mengungkapkan pemanggilan tersebut justru berujung Tindakan kekerasan yang diduga dilakukan langsung oleh HT.

“Klien saya ditampar, bahkan mulutnya dimasukkan sepatu. Itu bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan,” kata Sogi kepada wartawan, Rabu 8 Juli 2026.

Sementara itu, Saidah juga membeberkan langsung segala kekerasan yang diduga dilakukan HT kepada dirinya di dalam video yang saat ini beredar di media sosial.

“Saya ada kasus di cabang Kebon Sirih, Pak HT sangat marah banget sama saya,” ujar Saidah sembari memperagakan dirinya ditampar dan dimaki-maki, dikutik dari akun Tiktok salah satu media nasional, Rabu 8 Juli 2026.

Saidah juga menuturkan dirinya mengalami kekerasan dengan memperagakan mulutnya disumpal dengan sepatu.

Bukan hanya itu saja, masih di dalam video yang beredar, Saidah membeberkan HT menyuruh pegawainya yang lain untuk mengambil alat strum.

“Hei siapa, siapa, siapa, siapa, bawa itu, itu, bawa setruman. Dan setruman itu dikasih loh sama pegawai, semuanya orang di situ baik direktur, mau siapa saja enggak ada yang kasihan sama saya,” bebernya.

Saidah juga mengungkapkan dirinya juga mengalami kekerasan verbal dengan disuruh untuk membuka bajunya.

“Baju kamu merek apa? oh ini brondong ya, liat dandanan kayak gini, pasti punya brondong. Buka bajunya saja jijik. Tipe perempuan macam apa nih, siapa pacarnya? Kamu pernah pergi kan ke luar negeri berdua, siapa pacar kamu itu? Siapa? Siapa?” tukasnya.

Sementara itu, sebagai kuasa hukum, Sogi menyatakan pihaknya belum melaporkan kasus ini ke polisi. Saat ini, fokus utama adalah pendampingan terhadap korban.

“Saya belum proses hukum dulu. Saya fokus dampingi klien saya. Tapi laporan polisi akan kami buat,” tegasnya.

Namun Sogi memastikan laporan polisi (LP) akan diajukan dalam waktu dekat dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi korban dan situasi di lokasi kejadian. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *