OLAHRAGA

Desa Tanjakan Kampiun Turnamen Sepak Bola Antar Desa Se-Kecamatan Rajeg 2026, Singkirkan Juara Bertahan Desa Tanjakan Mekar Melalui Drama Adu Penalti

progresifjaya.co.id, KAB. TANGERANG – Desa Tanjakan menjadi kampiun Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Rajeg 2026 setelah menyingkirkan juara bertahan Desa Tanjakan Mekar melalui drama adu penalti di Stadion Mini Kecamatan Rajeg, Minggu (9/8/2026).

Pada laga final yang berlangsung sengit tersebut, kedua tim tampil penuh ngotot bermain. Namun sampai waktu normal berakhir skor 1-1 tetap bertahan.

Drama kemudian berlanjut dari titik putih. Desa Tanjakan akhirnya keluar sebagai pemenang dan berhak mengangkat trofi juara turnamen sepak bola antardesa dan kelurahan se-Kecamatan Rajeg.

Gelar ini menjadi momen spesial bagi Desa Tanjakan. Sebaliknya, Tanjakan Mekar harus merelakan peluang mempertahankan gelar juara setelah gagal melewati hadangan rivalnya di partai puncak.

Rayakan Gelar Juara

Kemenangan Desa Tanjakan disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan. Sekretaris Desa Tanjakan yang juga Ketua KNPI Kecamatan Rajeg, Usnadi mengaku bangga melihat tim desanya mampu menjadi yang terbaik.

“Alhamdulillah, semoga Desa Tanjakan semakin solid lagi, kekompakannya semakin maju dan bisa jadi juara lagi di tahun berikutnya,” kata Usnadi dalam keterangannya dikutip Senin (10/8).

Ia berharap gelar juara tersebut menjadi suntikan motivasi bagi para pemain dan masyarakat Desa Tanjakan untuk menjaga kekompakan serta meningkatkan prestasi olahraga.

Rasa syukur juga disampaikan official Tim Desa Tanjakan yang dikenal dengan julukan Jubah Putih, Muhammad Tartus Situdaden. Tartus yang juga pemilik Lapangan Menara Jubah Putih mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh pendukung yang telah memberikan doa serta dukungan kepada tim.

“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Adu penalti kita dapat dua poin, Alhamdulillah kita jadi juara tahun ini,” ungkap Ntus yang familiar disapa.

Di balik perebutan gelar juara, turnamen ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antar masyarakat desa dan kelurahan di Kecamatan Rajeg. Dengan berakhirnya laga final, seluruh rangkaian Turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Rajeg 2026 resmi ditutup.

Desa Tanjakan pun menjadi tim terakhir yang tersenyum lebar setelah drama panjang di partai puncak berakhir dengan kemenangan dari titik putih.

Resmi Ditutup

Turnamen yang mempertemukan tim-tim dari desa dan kelurahan se-Kecamatan Rajeg tersebut kemudian ditutup oleh Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) Rajeg, Yanto Firmanto mewakili Camat dan Sekcam Rajeg.

“Dengan ucapan Alhamdulillah, turnamen Sepak Bola Antar Desa se-Kecamatan Rajeg resmi kita tutup,” ujar Yanto Firmanto.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah menunjukkan antusiasme, komitmen, dan sportivitas sejak pertandingan awal hingga partai final.

Menurut Yanto, keberhasilan turnamen berjalan lancar tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Forkopimcam Rajeg hingga panitia penyelenggara.

“Terima kasih banyak atas dedikasi dan kerja keras Forkopimcam serta seluruh panitia yang telah mengawal pertandingan dari pembukaan sampai akhir,” ungkapnya.

Penulis: Dry Goeha

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *