PENDIDIKAN

Diduga Ada Pungli Ratusan Juta, Dedi Muhdi Sidak SMAN 33

progresifjaya.co.id, KAB. TANGERANG – Anggota Komisi V DPRD Banten, Dedi Muhdi menerima aduan atau laporan dari masyarakat tentang adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di SMAN 33 Kabupaten Tangerang. Menindaklanjuti aduan tersebut, Dedi Muhdi langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut.

Dari hasil sidak ternyata betul ditemukan adanya rencana pungutan liar yang telah disepakati oleh pihak sekolah yang mengatasnamakan komite orang tua. Nilainya bila ditotal sekira ratusan juta rupiah. Dari hasil temuan itu, Dedi Muhdi meminta agar sekolah menghentikan rencana pungutan tersebut, karena melanggar peraturan yang akan memberatkan orang tua.

“Saya minta kepada sekolah untuk menghentikan rencana pungutan tersebut, karena hal itu melanggar peraturan dan membebani orang tua dan siswa,” tegas Dedi.

Selain itu, menurut mantan Ketua HIPMI Banten ini, sekolah negeri itu semuanya sudah dibiaya oleh negara dan pemerintah daerah, baik infrastruktur dan operasionalnya. “Sekolah negeri itu sudah dibiayai baik pakai APBN maupun APBD dari operasional maupun infrastrukturnya,” lanjut Dedi.

Dari temuan Dedi Muhdi, uang ratusan juta dari hasil pungutan itu rencananya akan digunakan salah satunya untuk beli kipas dan speaker serta fasilitas sekolah lainnya.

“Tadi kami tanya uang ratusan juta itu untuk apa, ternyata untuk beli kipas dan speaker, ini sangat tidak rasional dan harus dihentikan pungutannya,” kata Dedi.

Kepala Sekolah SMAN 33 Kabupaten Tangerang, Didik mengakui adanya rencana pungutan tersebut yang akan dikelola oleh komite sekolah sebesar 85 ribu per siswa selama 6 bulan dikalikan 257 siswa.

Atas permintaan dari DPRD Banten, Didik juga siap menghentikan atau membatalkan rencana pungutan tersebut.

“Kami terima kasih atas kontrol dari DPRD Banten dalam hal ini Pak Dedi Muhdi sudah datang dan menyampaikan sarannya. Kami siap mengehentikan atau menstop rencana pungutan tersebut,” ujar Didik. (Ujang Tea)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *