Dialog Interaktif Ngopi Cetar, Kasuban Kesbangpol Jakarta Pusat H. Rachmat Hidayat: Jaga Jakarta Aman, Kondusif dan Tingkatkan Toleransi

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Kepala Suku Badan (Kasuban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) H. Rahmat Hidayat menghadiri sekaligus membuka dialog interaktif Ngobrol Pintar Cegah Tawuran (Ngopi Cetar) bersama para Ketua RT/RW, LMK, FKDM dan tokoh masyarakat di Aula Lantai 3 Kantor Kecamatan Menteng, Jalan Pegangsaan Barat, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).

Kegiatan Ngopi Cetar yang diinisiasi Kesbangpol Jakarta Pusat dihadiri staf khusus gubernur Dicky Budi Ramadhan, Kasat Binmas Polres Jakarta Pusat AKBP Anggara, Danramil Mayor Inf. Ober Purba, Dewan Kota Leonard Alamsyah dan Sekretaris Kecamatan Menteng Utari
Dialog interaktif diikuti 45 orang peserta yang terdiri dari RT/RW, LMK, FKDM, Karang Taruna, dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Menteng hadir mengikuti kegiatan Ngopi Cetar
Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Pusat H. Rahmat Hidayat menyampaikan, kegiatan ngopi cetar ini merupakan program Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan kondisi di wilayah tetap aman, dan kondusif.

“Program ini diadakan dalam rangka untuk bersama-sama menjaga Jakarta dan menciptakan stabilitas di wilayah agar tetap aman, kondusif sekaligus meningkatkan toleransi antar umat beragama,” ujarnya.
H. Rahmat menuturkan peran serta seluruh unsur masyarakat termasuk dari aparat Kepolisian dan TNI dinilai penting dalam membantu pencegahan tawuran di lingkungan masyarakat.
“Kita tidak bisa bergerak sendirian, perlu adanya dukungan dari seluruh unsur masyarakat termasuk aparat berwajib dalam menekan angka tawuran di tengah masyarakat. Mengisi kegiatan-kegiatan yang positif kepada para remaja juga menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya tawuran,” himbaunya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Menteng Utari mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi bersama stakeholder terkait dalam rangka pencegahan tawuran di wilayahnya.
“Kami berusaha untuk menginventarisir seluruh permasalahan yang ada di setiap kelurahan, termasuk berkoordinasi bersama pihak terkait dengan pemberian himbauan dan penjagaan di wilayah rawan tawuran,” tandasnya.
Penulis: Fari. K



