
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah secara resmi membuka kompetisi sepak bola Jawara Cup 1 Dewa United.
progresifjaya.co.id, LEBAK – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah secara resmi membuka kompetisi sepak bola Jawara Cup 1 Dewa United di Stadion Desa Maja, Kabupaten Lebak, Minggu, 23 Agustus 2026. Kompetisi yang diselenggarakan Persatuan Suporter Anak Dewa (PSAD) dalam rangka HUT ke-81 RI ini diikuti oleh 32 tim yang akan bersaing menggunakan sistem gugur selama satu bulan.
Achmad Dimyati Natakusumah berpesan kepada seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas selama mengikuti pertandingan.
“Main yang baik, karena Dewa United mencari bibit-bibit pemain yang hebat. Kompetisi sepak bola yang digelar secara rutin menjadi salah satu kunci untuk melahirkan pemain-pemain berprestasi,” kata Dimyati.
Semakin banyak kompetisi, lanjutnya, akan semakin besar pula kesempatan bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding. Dia juga menekankan pentingnya pelatihan dan pendidikan sepak bola sejak usia dini.
Karena pembinaan sejak kecil akan bisa membantu pemain untuk menguasai teknik dasar secara benar sebelum memasuki jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Kalau kita perhatikan, pemain-pemain bagus lahir dari pendidikan. Mereka dilatih sejak kecil sehingga saat dewasa sudah paham cara bermain bola yang hebat,” kata Dimyati.
Dia juga mengatakan bahwa proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten akan bisa membuka peluang bagi pemain untuk berkembang menjadi atlet profesional.
“Kalau sudah menjadi profesional, tentu harus terus berlatih. Jangan berhenti belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Diingatkan juga olehnya, pertandingan sepak bola tidak hanya membutuhkan kemampuan pemain. Namun juga butuh dukungan penonton dan suporter. Hanya saja, tingginya animo masyarakat terhadap sepak bola terkadang diiringi dengan fanatisme yang berlebihan.
“Biasanya penonton atau suporter itu lebih keras. Oleh karena itu, keamanan dan kenyamanan harus dijaga dengan bantuan Polri dan TNI,” kata Dimyati.
Dia berharap, seluruh pihak yang terlibat dalam Jawara Cup 1 bisa menjaga suasana pertandingan tetap aman, nyaman, dan kondusif. Dengan begitu, kompetisi bisa menjadi ruang pembinaan yang memberikan manfaat bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.
Dikatakan Dimyati juga, Dewa United adalah salah satu klub yang menjadi kebanggaan masyarakat Banten. Apalagi Dewa United berlaga di divisi utama sepak bola nasional dan menjadi salah satu klub yang terus berkembang dalam kompetisi sepak bola Tanah Air.
Dirinya juga sangat mengapresiasi dukungan Dewa United terhadap penyelenggaraan Jawara Cup 1 yang melibatkan tim-tim dari masyarakat.
Sementara itu Ketua PSAD, M. Gun Ajudan mengatakan, turnamen ini bertujuan mendekatkan Dewa United dengan masyarakat Banten, khususnya masyarakat di pelosok desa.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan klub lebih luas sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan para pencinta sepak bola.
“Semoga Dewa United semakin dikenal oleh masyarakat Banten hingga ke desa-desa,” kata M. Gun Ajudan.
Dia berharap, Dewa United yang membawa nama “Tanah Jawara” bisa terus meraih prestasi dan mengharumkan nama Provinsi Banten di kancah sepak bola nasional.
Sementara kompetisi Jawara Cup 1 sendiri diharapkan bisa menjadi wadah bagi pemain-pemain muda daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuka peluang menuju jenjang sepak bola yang lebih tinggi.
Turnamen Jawara Cup I memperebutkan hadiah utama sebesar Rp30 juta bagi juara pertama dan Rp20 juta untuk juara kedua. (Bembo)



