
progresifjaya.co.id, KAB. TANGERANG – Truk pengangkut tanah dari galian yang tidak jauh dari permukiman dikeluhkan warga Perum Astina kotabumi 7 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang,.
Truk tersebut mengangkut tanah dari hasil menggali untuk pengurugan lahan perumahan yang masih dalam tahap lahan kosong. Truk melintasi jalan dekat Perumahan Astina Kutabumi 7.

Warga yang terdampak di wilayah RT 04 dan RT 05/RW 16 Kelurahan Sukatani, mengeluhkan debu-debu berasal dari truk tanah. Hal ini menyebabkan gangguan pernapasan akibat polusi debu-debu yang beterbangan ke rumah rumah warga. Tak hanya itu, pakaian yang baru dijemur pun kembali menjadi kotor.
Lebih parahnya lagi, apabila nanti musim penghujan tiba sangat dikhawatirkan rumah warga akan terkena dampak banjir. Pasalnya, saluran air yang dari dan menuju ke perumahan warga menjadi tertutup oleh tanah.
Selain menimbulkan gangguan saluran pernapasan, warga Perum Astina Kotabumi 7 juga mengeluhkan aktivitas terganggu adanya galian tanah tersebut. Galian tanah di lokasi tersebut sudah sangat dalam, dan dikhawatirkan bila musim penghujan nanti akan menimbulkan dampak banjir seperti tahun lalu. Sebab akibat galian, kali yang ada di lokasi tersebut terjadi penyempitan.

Warga Perum Astina Kotabumi 7 yang lokasinya berdekatan dengan galian tersebut meminta kepada Pemerintah Kelurahan Sukatani untuk memperhatikan keluhannya sebelum terjadi musibah yang bisa menimpa masyarakat kapan saja.
Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya menuturkan kepada awak media progresifjaya.co.id, bahwa warga khawatir dampak galian tanah.
“Kami sangat khawatir dengan adanya kegiatan galian tanah ini. Selain merusak lingkungan juga sangat membahayakan warga dengan adanya aktivitas galian tanah itu yang sangat dalam. Kami sangat sayangkan tidak ada koordinasi dengan pejabat RT, setempat,” ungkapnya. (Ujang)



