KM Arupadhatu I Hilang di Selat Sunda: Yakin Rombongan Jurnalis Masih Hidup, Memasuki Hari ke-6 Harapan Tipis

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Sudah memasuki hari ke 6, lima jurnalis dan tiga awak kapal motor (KM) Arupadhatu I yang ditumpangi rombongan itu belum juga ditemukan, sejak hilang kontak pada Senin (7/9). Mereka yang akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan hilang di sekitar Selat Sunda. Pada hari ke-6 pencarian, Tim SAR gabungan menemukan terpal, life jacket, dan satu galon.
“Dua terpal, tiga jaket warna oranye dan satu galon,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Pos SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Minggu (13/9).
Meski optimis rombongan jurnalis itu selamat, namun jika dilihat dari lamanya mereka belum ditemukan dan sudah tidak adanya kontak, harapan tipis. Keluarga dan pimpinan kantor tempat mereka bekerja juga menjadi harap-harap cemas. Meski demikian mereka yakin para jurnalis dan kru kapal masih hidup menunggu pertolongan Tim SAR yang sedang melakukan pencaharian.
Kecemasan makin menjadi-jadi ketika KRI Teluk Gilimanuk pada pukul 08.55 WIB menemukan life jacket dan satu botol di perairan Pulau Sangiang. Juga terpal ditemukan oleh RIB 02 Lampung di sekitar Pulau Sebesi. Tidak itu saja KAL Anyer juga menemukan life jacket di perairan Legok Belimbing, Lampung. Sedangkan KM Bima menemukan life jacket pada pukul 09.58 WIB di sekitar Pulau Rakata.
Sebelumnya Tim SAR juga menemukan benda-benda tersebut seperti helm dan pelampung selama penyisiran. Namun konfirmasi Kepolisian menyatakan bahwa pelampung dan helm yang ditemukan bukan berasal dari kapal atau rombongan lima jurnalis dan tiga kru yang hilang. Hal itu berdasarkan keterangan, kapal yang ditumpangi para jurnalis tidak menyediakan fasilitas helm ataupun jenis perlengkapan yang ditemukan oleh petugas.
Atas pernyataan pihak berwenang itu, keluarga dan rekan-rekan kerja para jurnalis yang hilang sedikit lega. Mereka masih berharap rombongan KM Arupadhatu I masih ada. Hal tersebut juga dikatakan Al Amrad di Pos SAR gabungan di Carita bahwa pihaknya belum bisa memastikan temuan benda-benda tersebut berkaitan dengan KM Arupadhatu I yang ditumpangi rombongan jurnalis tersebut.
Barang-barang yang ditemukan itu, kata Al Amrad selanjutnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diidentifikasi. “Pelaksanaan operasi SAR pada hari ini, objek-objek telah kami serahkan kembali kepada pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian untuk menindaklanjuti,” kata Al Amrad.
Dia juga mengatakan tim gabungan belum menemukan titik terang keberadaan para korban. “Pencarian hari ini masih nihil,” katanya.
Diketahui, lima jurnalis yang hilang kontak yakni M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance). Sementara itu, tiga awak kapal masing-masing Warta selaku kapten, Sukarman sebagai ABK, serta Heriyanto sebagai guide.
Penulis/Editor: Isa Gautama



