
progresifjaya.co.id, INDRAMAYU – Sosok Yayan, pengusaha muda di bidang peternakan ayam broiler dan perusahaan ekspor impor, membawa gagasan pemberdayaan pemuda dalam pencalonannya sebagai Ketua Karang Taruna Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Berbekal pengalaman di dunia usaha, Yayan ingin mendorong pemuda Desa Sumuradem agar lebih produktif, mandiri dan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang.
Mengusung visi “Bersama Pemuda, Untuk Sumuradem yang Lebih Baik”, Yayan ingin menjadikan Karang Taruna sebagai wadah yang mampu merangkul seluruh pemuda sekaligus mendorong mereka mengambil peran dalam pembangunan desa.
Menurut Yayan, pengalaman di dunia usaha membuat dirinya melihat bahwa pemuda memiliki potensi besar apabila mendapatkan akses informasi, kesempatan, pelatihan serta ruang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan.
“Pemuda hari ini adalah penentu Sumuradem esok nanti. Karena itu, pemuda harus bersatu, berkarya dan berdaya,” kata Yayan, Senin (21/09/2026).
Dalam gagasan yang ditawarkannya, Yayan menempatkan akses terhadap informasi kerja dan peluang usaha sebagai salah satu perhatian utama. Ia ingin Karang Taruna turut menjadi sarana penyebarluasan informasi mengenai lowongan pekerjaan, pelatihan, magang, UMKM hingga berbagai peluang usaha yang dapat diakses pemuda.
Selain itu, ia mendorong terciptanya kegiatan yang inklusif untuk mengurangi kesenjangan antar pemuda. Menurutnya, seluruh pemuda harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa melihat latar belakang masing-masing.
“Kita ingin seluruh pemuda memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Karang Taruna harus menjadi rumah bersama bagi pemuda Sumuradem,” tuturnya.
Yayan juga menawarkan program pengembangan bakat, keterampilan dan kreativitas pemuda melalui berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan, kewirausahaan, olahraga hingga kegiatan positif lainnya.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatiannya adalah lapangan sepak bola Desa Sumuradem. Ia mendorong adanya upaya perbaikan agar lapangan tersebut tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga dapat menjadi ruang berkumpul dan beraktivitas bagi pemuda.
Menurutnya, pengembangan fasilitas dan program kepemudaan membutuhkan kolaborasi antara Karang Taruna, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, komunitas serta berbagai pihak lainnya.
Selain program kepemudaan, Yayan juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang transparan, kolaboratif dan solid. Ia ingin setiap pemuda mendapatkan ruang untuk berkontribusi sesuai minat dan kemampuannya.
“Karang Taruna harus terbuka dan mampu menjadi wadah bagi semua pemuda. Setiap orang memiliki potensi yang berbeda dan harus diberikan ruang untuk berkembang serta berkontribusi,” ujarnya.
Ia menilai sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian di kalangan pemuda, di antaranya terbatasnya akses informasi kerja dan usaha, kesenjangan antar pemuda serta perlunya perhatian terhadap fasilitas olahraga di Desa Sumuradem.
Melalui pengalaman sebagai pengusaha muda di bidang peternakan ayam broiler dan perusahaan ekspor impor, Yayan berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mendorong pemuda mengenal lebih banyak peluang ekonomi dan kewirausahaan.
Ia ingin pemuda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengembangkan keterampilan dan menciptakan peluang usaha sesuai potensi yang dimiliki.
“Harapannya pemuda semakin berdaya, ekonomi tumbuh, kebersamaan semakin kuat dan ruang olahraga kita semakin layak. Dari pemuda yang peduli, kita bisa bersama-sama mewujudkan Sumuradem yang lebih baik,” tandasnya.
Yayan membawa semangat “Bersatu, Berkarya, Berdaya” sebagai landasan gagasannya untuk membangun Karang Taruna yang aktif, terbuka dan mampu memberikan manfaat bagi pemuda serta masyarakat Desa Sumuradem.
Penulis/Editor: Eka



