Hadiri Pelantikan Pengurus Unit Perhimpunan Donor Darah Indonesia Kecamatan Se-Jakarta Pusat Masa Bakti Tahun 2025-2030, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin: Mari Jadikan Donor Darah sebagai Budaya dan Gaya Hidup Bangsa, Setetes Darah Mampu Menyelamatkan Nyawa

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Wali Kota Jakarta Pusat Arifin didampingi Asisten Administrasi Kesejahteraan Rakyat Nurhidayat, Ketua PMI Jakarta Pusat H. Asep Djuanda Sunarya, Perwakilan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta Cucu Maulana dan Ketua PDDI Jakarta Pusat H.E. Supena menghadiri Pelantikan Pengurus Unit Perhimpunan Donor Darah (PDDI) se-Kecamatan masa bakti tahun 2025-2030 di Ruang Serba Guna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I No.1 Gambir, Rabu (7/10).
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengucapkan selamat kepada pengurus PDDI di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat yang telah dilantik oleh Ketua PDDI Jakarta Pusat H.E. Supena.
“Kehadiran PDDI sebagai pondasi paling dasar untuk memastikan gerakan donor darah menyentuh langsung di masyarakat di tingkat akar rumput. Pengurus PDDI yang dilantik mampu menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi, keikhlasan, dan tanggung jawab,” ungkapnya.

Arifin menyampaikan PDDI memiliki satu tujuan menjadikan donor darah sebagai budaya dan gaya hidup bangsa karena setetes darah mampu menyelamatkan nyawa.
“Mari jadikan donor darah sebagai budaya, gaya hidup, sekaligus kebanggaan warga. Stok darah aman dan berkelanjutan sangat dibutuhkan membantu pemenuhan rumah sakit, ibu melahirkan, korban kecelakaan, dan pasien talasemia,” ucapnya.
Lebih lanjut Arifin mengatakan kepada pengurus PDDI di delapan kecamatan se Jakarta Pusat di setiap kecamatan sebagai basis gerakan donor darah dan dapat memfokuskan kegiatan di tiga lokasi strategis seperti kampus, pusat perbelanjaan dan pemukiman warga untuk menjaring donor dari berbagai lapisan masyarakat secara lebih masif dan berkelanjutan.
Untuk menggaungkan donor darah sebagai gaya hidup, kata Arifin, fokus regenerasi pendonor yang melibatkan generasi muda, pelajar dan mahasiswa melalui program seperti Goes to School dan Goes to Campus, perkuat koordinasi dan kolaborasi.

“Bermitralah dengan berbagai pihak di tingkat kecamatan, mulai dari instansi pemerintah, sekolah, pusat kesehatan masyarakat, hingga komunitas warga. PDDI Kecamatan sebagai mitra strategis dalam setiap kegiatan kemanusiaan di wilayah,” tandasnya.
Ketua PDDI Jakarta Pusat, H.E. Supena mengungkapkan pelantikan bukan sekadar seremoni formal, melainkan tonggak awal dimulainya tanggung jawab besar untuk menggerakkan organisasi agar lebih berdampak nyata bagi masyarakat luas.
“Sebagai ujung tombak organisasi di wilayah, pengurus tingkat kecamatan diharapkan mampu membangun kedekatan yang erat dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang baik serta pelaksanaan program-program yang solutif dan bermanfaat menjadi kunci utama dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

“Mari membangun PDDI dengan semangat kebersamaan, kekompakan, dan kolaborasi. Kita tidak bisa bekerja sendiri; perkuat sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait,” katanya lagi.
H.E Supena meminta seluruh anggota senantiasa menjaga marwah organisasi, terbuka terhadap perkembangan zaman, serta memanfaatkan teknologi dan media sosial secara positif.
“Pemanfaatan media digital sangat penting untuk sarana edukasi, komunikasi, dan publikasi kegiatan,” ujarnya.
Pelantikan Pengurus Unit Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kecamatan se-Jakarta Pusat masa bakti tahun 2025-2030 juga dihadiri Camat Cempaka Putih H.R. Igan Muhammad Faisal, Camat Gambir Muhammad Iqbal, Camat Senen Erick A.P, Camat Johar Baru Ishran Prasetiawan, Wakil Camat Tanah Abang Dwi Sigit, Sekretaris Kecamatan Sawah Besar Wahyu, Kasi Kesra Kecamatan Kemayoran Siswanto, Kasi Kesra Kecamatan Menteng Farouk, Sekretaris PMI Jakarta Pusat Mulyadi Guntur A, Sekretaris PDDI Jakarta Pusat Rudy Haerudin, dan Ketua Bidang PSD PMI Jakarta Pusat Rico Sinaga
Penulis/Editor: Fari. K



