BERITA UTAMA NASIONAL

Malah Dicopot Presiden: Purbaya Dinilai Publik sebagai Menteri Kinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tampak keliru mencopot Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Pasalnya, publik menilai Purbaya merupakan menteri dengan kinerja terbaik. Sebaliknya, Bahlil Lahaladia yang selalu dipuji Prabowo dinilai publik kinerjanya buruk.

Demikian laporan riset terbaru Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bertajuk Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran. Namun demikian, banyak juga menteri yang dinilai kinerjanya baik, selain mantan menteri Keuangan Purbaya, seperti Menteri Pertanian (Mentan) Arman Sulaiman.

Berdasarkan hasil survei masyarakat umum yang menggunakan skema pembobotan positional scoring rule (Borda Count), Purbaya Yudhi Sadewa menduduki peringkat teratas sebagai menteri dengan kinerja terbaik dengan skor 291.

Nilai Purbaya tercatat lebih dari dua kali lipat dibanding Mentan Amran Sulaiman yang berada di posisi kedua dengan skor 140. Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi ketiga dengan skor 127.

“Setelah tiga nama tersebut, skor menteri lainnya anjlok drastis ke angka 2 digit, menunjukkan bahwa hanya segelintir menteri yang kinerjanya benar-benar Bu dikenali dan diapresiasi publik,” tulis CELIOS dalam laporannya, dikutip Selasa, (13/10).

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tercatat menempati posisi paling bawah dalam penilaian masyarakat dengan skor negatif -159.

Skor terendah ini disusul oleh Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dengan skor -158, serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di peringkat ketiga teratas dari bawah dengan skor -103.

CELIOS mengungkapkan kalau Bahlil, Pigai, hingga Raja Juli memiliki skor dengan angka tiga digit dibanding menteri dengan kinerja terendah lain yang berada pada kisaran -16 hingga -47.

“Skor negatif ini menunjukkan bahwa ketiganya jauh lebih sering dinilai buruk, sehingga layak menjadi prioritas evaluasi dan reshuffle,” tegas CELIOS.

Daftar Menteri Kinerja Terbaik

Purbaya Yudhi Sadewa (Eks Menteri Keuangan) – Skor: 291. Kemudian
Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – Skor: 140. Lalu
Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan) – Skor: 127. Selanjutnya Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan) – Skor: 12. Lebih lanjut Maman Abdurrahman (Menteri UMKM) – Skor: 11.

Ada juga Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan) – Skor: 8 . Kemudian Maruarar Sirait. (Menteri Perumahan dan Permukiman) – Skor: 6, Delanjutnya Yusril Ihza Mahendra (Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan) – Skor: 6 dan Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – Skor: 5 serta Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri) – Skor: 4.

Daftar Menteri Kinerja Terburuk

Bahlil Lahadalia (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral) – Skor: -159,
Natalius Pigai (Menteri Hak Asasi Manusia) – Skor: -158,
Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan) – Skor: -103, Sudaryono (Kepala Badan Gizi Nasional) – Skor: -47,
Zulkifli Hasan (Menteri Koordinator Bidang Pangan) – Skor: -43 dan Nusron Wahid (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN) – Skor: -24.

Kemudian, Pratikno (Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) – Skor: -17, Saifullah Yusuf (Menteri Sosial) – Skor: -17, Muhaimin Iskandar (Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat) – Skor: -16 dan Fadli Zon (Menteri Kebudayaan) – Skor: -16.

Penulis/Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *