Polda Metro Jaya Hadirkan Program Poliran, Buka Akses Lowongan Kerja Buat Generasi Muda

Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) Polda Metro Jaya..
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya menghadirkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) untuk membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan. Program ini dilakukan melalui pendataan pencari kerja, pelatihan keterampilan, hingga kerja sama dengan sejumlah perusahaan guna memperluas kesempatan kerja.
Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol.Dadang Hartanto dalam pernyataannya mengatakan, program Poliran diawali dengan pendataan warga yang sedang mencari pekerjaan. Pendataan ini dilakukan dengan mengidentifikasi latar belakang pendidikan dan keterampilan masing-masing pencari kerja.
Bagi masyarakat yang belum memiliki keterampilan khusus, Polda Metro Jaya berencana untuk menjalin kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah agar mereka bisa memperoleh pelatihan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program, pada Kamis, 5 November 2026, Polda Metro Jaya menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Rumah Walet Indonesia dan PT Trigunapratama Abadi untuk memperluas peluang kerja bagi masyarakat.
Kapolda Dadang mengatakan, program ini menjadi upaya untuk mempertemukan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dengan pihak yang memiliki kesempatan kerja.
“Di mana ruang kerja akan dibuka seluas-luasnya untuk bisa masyarakat bekerja,” kata Kapolda Dadang, Jumat, 6 November 2026.
Program Poliran ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ismawati, warga Kampung Muara Bahari, mengaku bersyukur atas program yang membantu anak-anaknya mendapatkan akses terhadap kesempatan kerja.
“Menyambut baik ya, bersyukur dengan adanya program yang diadakan dari Pak Kapolda. Saya sangat prihatin. Jadi anak-anak kami yang kesulitan mencari pekerjaan, Alhamdulillah diakomodir. Dan berharap ke depannya akan ada lagi program seperti ini,” kata Ismawati.
Melalui program Poliran, Polda Metro Jaya juga berharap akses informasi lowongan kerja, pelatihan keterampilan, dan penyaluran tenaga kerja bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya generasi muda. (Bembo)



