MEGAPOLITAN

Buka Bimtek Jurnalistik 2025: Ketua PWI DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo Fokus pada Profesionalisme Wartawan

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DKI Jakarta membuka secara langsung Bimbingan Teknik (Bimtek) Jurnalistik 2025 yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) PWI Jakarta Pusat dari tanggal 22-23 Nopember 2025 dengan mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan Melalui Pemahaman Hukum Dan Etika Jurnalistik Di Era Digitalisasi, bertempat di Villa Java, Cisarua Bogor, Sabtu (22/11).

Sebanyak 62 orang yang mengikuti kegiatan Bimtek Jurnalistik 2025 ini untuk mengoptimalisasi peran dan profesi wartawan sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kompetensi, koordinasi dan kualitas publikasi.

Ketua PWI DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo menyampaikan bahwa Bimtek Jurnalistik menjadi sarana untuk menyegarkan kembali pemahaman wartawan mengenai tugas-tugas profesi yang dijalankan setiap hari dengan kerja sama yang sudah terbangun membuat kegiatan ini berjalan baik.

Kesit menuturkan Bimtek Jurnalistik ini diselenggarakan untuk merefresh kembali tugas sebagai wartawan yang sehari-hari semakin tinggi mobilitasnya dengan menumbuhkan profesionalisme, agar semakin baik kualitas kerja yang dihasilkan.

Kesit mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Pokja wartawan Kantor Walikota Jakarta Pusat yang menjadi penyelenggara utama kegiatan ini.

Kesit menilai rancangan program yang disiapkan benar-benar memberi manfaat bagi para peserta karena program ini dirancang dengan baik. “Jadi jangan disia-siakan,” katanya.

Kesit turut menyoroti kompetensi narasumber yang hadir, yang menurutnya memiliki pengalaman besar di bidang komunikasi dan organisasi. “Beliau pernah memimpin organisasi besar di Indonesia dan kini menjadi dosen komunikasi. Dengan pengalaman itu, tentu banyak hal yang bisa dipelajari teman-teman wartawan,” katanya.

Bimtek yang berlangsung selama dua hari ini resmi dibuka dan berfokus pada penguatan pemahaman hukum, etika jurnalistik, dan tantangan profesi di era digital. “Kegiatan ini juga sejalan dengan pemberitaan media nasional yang turut menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas jurnalis Jakarta,” tandasnya.

Penulis: Fari. K

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *