Pesan Wali Kota Jakarta Pusat Arifin di Tahun Baru 2026: Rawat Harapan Jakarta Menuju Kota Global yang Humanis dan Inklusif

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Wali Kota Jakarta Pusat Arifin didamping Sekretaris Kota H. Denny Ramdhany, Asisten Pemerintahan Prasetyo Kurniawan, Asisten Perekonomian Pembangunan Suprayogie, para Kasudin, Kasuban, Camat dan Lurah menghadiri sekaligus menyambut acara Malam Tahun Baru 2026 di Halaman Taman Prasasti Jalan Tanah Abang I No. 1, Gambir, Rabu (31/12) malam.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyampaikan dalam acara Malam pergantian tahun baru 2026 ini mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2026 dengan semangat optimisme, kebersamaan, dan komitmen pelayanan yang semakin humanis.
Arifin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, mulai dari para pemangku kepentingan, perwakilan Kodim Jakarta Pusat, BINDA Jakarta Pusat, para Kepala Suku Dinas dan Kepala Bagian, hingga seluruh Camat dan Lurah se-Jakarta Pusat.

“Malam ini kita berkumpul dalam suasana kebersamaan untuk menyambut pergantian tahun. Tinggal menghitung waktu, kita akan memasuki tahun baru 2026,” ujarnya
Arifin mengatakan pergantian tahun bukan sekadar perayaan, tetapi momentum refleksi dan evaluasi diri.
“Bertambahnya usia di tahun yang baru harus diiringi dengan peningkatan kinerja serta tanggung jawab yang lebih besar dalam melayani masyarakat bahwa Jakarta saat ini tengah bergerak menuju visi besar Jakarta Global City,” pesannya.

Ia menjelaskan bahwa kemajuan sebuah kota dunia tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan teknologi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia serta kuatnya nilai kebersamaan.
“Jakarta Global City harus tetap berwajah humanis dan inklusif. Kita harus mampu merangkul seluruh keberagaman yang ada dan memastikan pembangunan dirasakan secara adil dengan mengusung tema ‘Jakarta Global City, Doa Jakarta untuk Sumatera’, pesan solidaritas nasional dan kepedulian antar wilayah, Jakarta memiliki peran strategis sebagai etalase Indonesia di mata dunia, sekaligus sebagai kota yang menebarkan harapan bagi daerah lain,” katanya lagi.
“Rangkul keragaman, rawat harapan. Jakarta akan terus melangkah menjadi kota dunia tanpa kehilangan jati diri dan nilai kemanusiaan,” tandasnya.
Penulis/Editor: Fari. K



