HUKUM & KRIMINAL

Polres Tangerang Selatan Gerak Cepat Tangani Kasus Kematian Siswa SMPN 19 yang Viral

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto.

progresifjaya.co.id, TANGERANG SELATAN — Kabar meninggalnya siswa kelas 7 SMPN 19 Kota Tangerang Selatan berinisial MH (13) pada hari ini, Minggu, 16 November 2025, mendapat perhatian khusus pihak Satreskrim Polres Tangerang Selatan. Apalagi kondisi korban sebelum meninggal sempat viral karena postingan dari satu akun Instagram. MH sendiri wafat setelah menjalani perawatan intensif RSUP Fatmawati.

Pihak Satreskrim Polres Tangerang Selatan langsung menuju RSUP Fatmawati untuk menggali keterangan dari pihak keluarga dan tenaga medis. Langkah cepat ini dilakukan untuk mendapatkan dan memastikan fakta awal di lapangan. Sekaligus juga sebagai respons tanggap atas keresahan masyarakat.

Berbagai langkah lainnya untuk pengumpulan informasi juga sudah ditempuh secara humanis dan penuh empati. Penyidik sudah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian. Penyidik juga mengunjungi rumah keluarga anak yang diduga terlibat, serta menelusuri rangkaian perawatan MH dari sejumlah fasilitas kesehatan sebelumnya.

Juga turut dilakukan koordinasi dengan Biro Hukum dan Humas RSUP Fatmawati guna memastikan data medis resmi yang bisa diperoleh untuk dianalisis.

Keluarga korban memang belum membuat laporan polisi (LP). Tapi penyidik tetap menyusun laporan informasi agar proses penelusuran fakta tetap berjalan sesuai ketentuan.

Ke depan, Polres Tangsel juga akan meminta keterangan tambahan dari saksi pelajar, kemudian mencocokkan kembali hasil pemeriksaan medis dari beberapa fasilitas kesehatan, serta menunggu resume medis lengkap dari RSUP Fatmawati.

Semua dokumen tersebut akan menjadi acuan untuk konsultasi dengan dokter ahli, sekaligus juga sebagai dasar untuk meminta keluarga mengizinkan visum maupun autopsi demi kejelasan medis.

“Polri menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya korban. Sejak pertama kasus ini viral, kami bergerak cepat dan tanggap memastikan kebenaran informasi dan melakukan langkah-langkah penyelidikan,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto.

“Kami juga akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama menyangkut penanganan kasus yang melibatkan anak sebagai kelompok rentan,” imbuhnya lagi. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *