BERITA UTAMA HUKUM & KRIMINAL

Polda Metro Jaya Sukses Tangani 67 Persen Call for Help Call Center 110 Selama Tahun 2025

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Pengoptimalan pelayanan publik melalui layanan call center 110 oleh Polda Metro Jaya ternilai maksimal secara umum. Ada 269 call for help yang diterima operator 110 Polda Metro Jaya selama tahun 2025. Satu pembuktian nyata juga kuat bahwa sekarang ini Polri memang sudah makin dipercaya oleh masyarakat sebagai pelindung dan juga pengayom.

Dalam pemaparannya saat Rilis Akhir Tahun (RAT) 2025 di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Rabu, 31 Desember 2025, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menjelaskan, dari 269 call for help yang masuk sebanyak 67 persennya sukses terlayani dengan baik oleh jajarannya.

“Bagi kami, angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya untuk melapor dan meminta bantuan. Apalagi tolak ukur kepuasan masyarakat itu kalau dibahasakan dengan anggun adalah how quickly the presence of the Polri officers in the community. Seberapa cepat kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat,” terang Jenderal bintang dua dari Batalyon Tunggal Panaluan Akpol 1994 ini.

“Dalam konteks pelayanan publik, kami juga sangat memahami bahwa ukuran penilaian polisi itu sangat ditentukan oleh cepat atau tidaknya kami merespon saat masyarakat membutuhkan atau melaporkan. Karena itulah Polda Metro Jaya sangat berkomitmen
untuk mengoptimalkan layanan publik hotline call center 110,” imbuhnya.

Berbicara lebih jelas lagi, Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ juga menjelaskan perihal eksistensi Polda Metro Jaya melaksanakan sembilan operasi kepolisian selama tahun 2025. Operasi ini juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan sebagai instrumen penting langkah pencegahan, pelayanan, dan pengendalian kerawanan yang fokus, lebih terukur, serta sesuai dengan karakter ancaman dan juga kebutuhan masyarakat di tiap periode.

Dan bagusnya lagi, gelaran operasi ini bisa dilakukan sempurna tanpa ada celah gangguan sedikit pun terhadap rutinitas tugas pengamanan pada momen-momen tertentu.

“Keamanan Jakarta adalah tanggung jawab bersama. Kami berkomitmen menghadirkan Polri yang presisi, humanis, dan responsif. Juga terus membuka ruang kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari evaluasi kinerja,” kata Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ lagi.

Turut dicetuskannya juga, jika berbicara tentang program prioritas Jaga Jakarta yang lahir dari pemikirannya itu, Polda Metro Jaya sebagai institusi yang dia pimpin juga sudah bergerak otomatis serta berupaya optimal dengan pemakaian beragam mode. Mulai dari mode preemtif, preventif hingga ke penegakan hukum terus intens digenjot semaksimal mungkin. Termasuk juga operasi kepolisian untuk menekan kejahatan jalanan, narkotika, perjudian, premanisme, juga kejahatan siber. Dan hasilnya memang oke.

Selama tahun 2025 berjalan hingga akhir, memang terjadi penurunan angka crime secara signifikan dibanding tahun 2024. Penurunan tersebut juga diisertai dengan melambatnya crime clock yang jadi indikasi penurunan frekuensi tindak kejahatan di Jakarta dan sekitarnya.

Selain tugas menjaga kamtibmas yang terbilang beres, turut juga dilakukan beragam upaya untuk memperkuat pelayanan publik. Seperti kegiatan revitalisasi SPKT, kemudian penguatan Call Center 110, dan juga langkah untuk mengoptimalkan Command Center.

Tak ketinggalan juga upaya dukungan penuh terhadap program pemerintah semisal ketahanan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya sudah membangun 49 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di mana 15 di antaranya sudah beroperasi. Pembangunan ini bertujuan untuk mendukung program MBG dan jumlahnya sudah melebihi target yang ditetapkan oleh Mabes Polri. Keren, kan. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *