JB Cetak 32 Poin dan JT Bikin Double-Double, Boston Celtics Tumbangkan Golden State Warriors 120-99

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Laga kuarter pertama Boston Celtics kontra Golden State Warriors di TD Garden, Boston, Rabu, 18 Maret 2026 waktu AS seperti jadi arena taman bermain sang superstar Boston Celtics, Jaylen Brown alias JB.
Pemain dengan nomor punggung jersey 7 ini terlihat begitu mudah berulang kali mencapai posisinya. Dia mencetak 19 poin untuk membantu Boston unggul lebih dulu menghadapi Golden State Warriors. Performanya ini terus dia pertahankan hingga selesainya pertandingan. Jaylen Brown mencetak 32 poin, 6 rebound, dan 5 assist, hingga berhak menempati peringkat ke-10 dalam daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa Boston Celtics.
Sang superstar lainnya, Jayson Tatum alias JT juga ikut menambahkan 24 poin dan 10 rebound hingga dirinya mencetak double-double buat Boston Celtics. Performa gemilang kedua superstar ini pada akhirnya membawa Boston Celtics meraih kemenangan mudah 120 – 99 atas Golden State Warriors.
Kemenangan ini juga menjadi kemenangan ketiga berturut-turut Boston Celtics dan kedelapan dalam 11 pertandingan terakhir mereka. Berikutnya, Boston Celtics akan melakoni pertandingan tandang melawan Memphis Grizzlies di FedExForum, Memphis, Tennessee
pada Jumat malam, 20 Maret 2026 waktu AS.

Superstar Boston Celtics, Jaylen Brown menampilkan performa gemilang saat Boston Celtics menumbangkan Golden State Warriors 120 – 99.
Kembali ke pertandingan, Boston Celtics langsung unggul 36-23 di kuarter pertama lewat permainan apik dari JT dan JB untuk memimpin. Tatum mencetak tembakan 3 angka dan memberikan umpan kepada Sam Hauser di sudut lapangan untuk tembakan 3 angka miliknya sendiri. Kemudian Brown mencetak 8 dari 9 tembakan di kuarter tersebut tanpa banyak kesulitan. Bersama-sama, Tatum dan Brown mencetak poin atau memberikan assist untuk semua 36 poin Boston.
Alumni Boston yang kini memperkuat Warriors, Kristaps Porzingis (11 poin, 5 rebound, 2 blok) menjaga Warriors tetap bertahan. Dia memblokir tembakan di satu sisi dan memasukkan lemparan tiga angka di sisi lain. Kristaps Porzingis kemudian menatap layar Jumbotron saat Boston Celtics memberinya video penghormatan yang layak di antara kuarter.
Kuarter kedua pertandingan ini berlangsung seimbang, dengan Gui Santos dan Pat Spencer memberikan kontribusi bagi Golden State Warriors. Luka Garza (15 poin, 7 rebound, 3 steal), Payton Pritchard (19 poin, 7 assist) dan Derrick White (11 poin, 6 rebound) memberikan kontribusi penuh saat Boston Celtics unggul 63-50 hingga jeda babak pertama.
Boston Celtics juga berhasil membatasi Golden State Warriors hanya mencetak 39 persen dari lapangan dan 25 persen dari lemparan tiga angka sebelum jeda. Pelatih Joe Mazzulla dengan cerdas melakukan rotasi dan pemulihan yang baik untuk mencegah Golden State Warriors menciptakan peluang tembakan mudah.
Golden State Warriors berhasil memperkecil selisih menjadi 63-56 di awal kuarter ketiga. Setelah itu Brown mencetak angka melalui jump shot dan Tatum menusuk ke dalam area pertahanan lawan untuk mencetak dua angka untuk kembali memperbesar selisih menjadi 13 poin. Pritchard dan Garza juga bekerja sama untuk menciptakan jarak, dengan Pritchard mencari celah dan mencetak angka melalui tembakan fallaway andalannya.

Superstar Boston Celtics, Jayson Tatum juga tampil gemilang dengan mencetak double-double saat Boston Celtics menumbangkan Golden State Warriors 120 – 99.
Boston Celtics memperlebar selisih menjadi 89-73 hingga kuarter ketiga, meskipun Porzingis berusaha keras untuk menjaga Golden State Warriors tetap bertahan. Baylor Scheierman mencetak 3 poin dari serangan balik dan White menambahkan poin plus satu di awal kuarter keempat untuk Boston Celtics. Dan akhirnya Brown memberikan penutup yang sempurna dengan poin plus satu di menit-menit terakhir sehingga memicu teriakan “MVP” lagi dari para penonton.
Pada malam pertandingan yang juga dihadiri sang legenda Robert Parish, Boston Celtics memang menampilkan pertahanan yang luar biasa. Golden State Warriors bisa tertahan cuma dengan persentase tembakan tiga angka 23 persen. Mereka juga tidak membiarkan lawan yang lebih lemah itu bertahan lama dan beberapa kali unggul jauh untuk menghilangkan keraguan.
Golden State Warriors sudah mencoba melakukan yang terbaik. Tapi dengan absennya Steph Curry, Jimmy Butler, dan mantan pemain andalan lainnya, Al Horford, Boston Celtics jadi punya kekuatan serangan yang lebih besar. Pertandingan memang tidak pernah benar-benar di luar kendali, namun harus diakui bahwa Golden State Warriors kesulitan untuk menembus pertahanan Boston Celtics.
Dua superstar Boston Celtics yakni JT dan JB kembali menunjukkan kemampuan mereka di pertandingan ini. Dan Boston Celtics sudah menunjukkan permainan sebuah tim yang mampu melaju jauh di babak playoff. (Bembo)



