OLAHRAGA

Final Liga Champions PSG vs Arsenal, Penulis Prediksi Arsenal Sedikit Tertinggal dari PSG

Laga final Liga Champions Eropa antara Paris Saint-Germain melawan Arsenal di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria.

progresifjaya.co.id,  JAKARTA – Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions musim ini. Bukayo Saka menjadi pahlawan pencetak gol saat The Gunners mengalahkan Atletico Madrid 1-0 di leg kedua semifinal kandang mereka.

Arsenal menang agregat 2-1 setelah hasil imbang 1-1 yang ketat di Spanyol untuk memastikan tempat mereka di final untuk kedua kalinya sejak pertama kali  kalah dari Barcelona di Paris pada tahun 2006.

Yang menjadi penghalang antara Arsenal dan gelar Liga Champions perdana mereka adalah juara bertahan PSG. PSG mengalahkan Bayern Muenchen dengan agregat 6-5 dalam pertandingan mendebarkan untuk mencapai  puncak kompetisi klub elit Eropa untuk dua musim beruntun dan ketiga kalinya sejak 2019/20.

Meskipun Harry Kane mencetak gol balasan di menit-menit terakhir, gol awal Ousmane Dembele pada leg kedua di Allianz Arena sudah terbukti menentukan  hasil imbang 1-1 yang menegangkan. Delapan hari sebelumnya, PSG menekuk Bayern Muenchen dengan skor 5-4 dalam pertandingan klasik modern di Parc des Princes.

Ini adalah pertandingan ulangan semifinal musim lalu, yang dimenangkan PSG dengan agregat 3-1 sebelum menghancurkan Inter Milan 5-0 di final di Muenchen untuk memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya. Setelah menang 1-0 di Emirates, PSG menahan perlawanan sengit Arsenal untuk menang 2-1 di kandang sendiri dengan agregat 3-1.

Pertandingan PSG vs Arsenal di final Liga Champions  2025/26 dijadwalkan akan berlangsung di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria pada hari Sabtu, 30 Mei 2026, pukul 23.00 WIB.

Membedah Skuad

Kapten Arsenal Martin Odegaard dan Kai Havertz dipastikan turun di laga final melawan PSG setelah pulih dari cedera ringan.

Saat ini, kekhawatiran utama Arsenal terkait cedera adalah Jurrien Timber, yang belum bermain sejak terpaksa ditarik keluar karena masalah pergelangan kaki saat melawan Everton pada bulan Maret.

Ben White sebagian besar menggantikan posisinya selama ketidakhadirannya sejauh ini, dengan Cristhian Mosquera sebagai pilihan lain di posisi bek kanan untuk Mikel Arteta.

Di tempat lain, Mikel Merino menunjukkan kemajuan yang baik dalam pemulihannya dari operasi kaki dan kemungkinan besar akan fit tepat waktu di final. Sementara Kapten Martin Odegaard dan Kai Havertz sama-sama sudah kembali setelah pulih dari cedera ringan di leg kedua melawan Atletico.

Sementara buat skuad PSG, masalah cedera terbesar mereka adalah Achraf Hakimi, yang bisa dibilang bek kanan terbaik di dunia. Hakimi dipastikan absen selama beberapa minggu setelah mengalami cedera hamstring dalam laga leg pertama yang menegangkan melawan Bayern Muenchen.

Kemudian Warren Zaire-Emery bergeser dari posisi gelandang untuk mengisi posisi tersebut di leg kedua, yang ternyata menguntungkan PSG. Baik itu dari segi performa tim sendiri maupun performa Fabian Ruiz, yang dimasukkan untuk bergabung dengan Vitinha dan Joao Neves di lini tengah.

PSG saat ini juga tanpa kiper pilihan kedua, Lucas Chevalier. Dia  absen selama beberapa minggu karena cedera paha yang dialami saat latihan. Pemain muda Quentin Ndjantou juga masih absen.

Prediksi PSG vs Arsenal

Trisula maut PSG yakni Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembélé, dan Desire Doué diakui lebih solid dan produktif dibandingkan era MNM (Messi-Neymar-Mbappe).

Ini adalah bentrokan gaya yang menarik saat kedua tim ini kembali bertemu, 12 bulan setelah pertandingan semifinal mereka.

Kekuatan serangan PSG yang luar biasa dan filosofi menyerang yang berani di bawah asuhan Luis Enrique akan menjadikan mereka favorit melawan tim Arsenal yang sangat terlatih dan klinis juga belum pernah kalah dalam pertandingan di Liga Champions musim ini.

Penulis sendiri secara obyektif mendukung PSG untuk menyelesaikan tugas ini dengan selisih tipis untuk melanjutkan jalan menuju kejayaan dinasti.

Apalagi PSG di bawah asuhan Luis Enrique dikenal punya permainan ofensif yang cepat dan mematikan.
Trisula maut PSG yakni Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembélé, dan Desire Doué, juga diakui lebih solid dan produktif dibandingkan era trisula MNM (Messi-Neymar-Mbappe).

Namun begitu, penulis memprediksi Arsenal hanya sedikit tertinggal dari PSG di pertandingan ini. Tapi, kemungkinan besar The Gunners tetap akan mendapatkan gelar Liga Premier pertama mereka dalam 22 tahun untuk penghiburan diri. So, enjoy, The Gunners. Football unites the world.

Penulis/Editor: Bembo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *