
progresifjaya.co.id, INDRAMAYU – Fakta persidangan kasus pembunuhan lima anggota keluarga di Desa Paoman kian menyudutkan posisi terdakwa Ririn. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu (20/05/2026), terungkap bahwa Ririn merupakan sosok yang dominan dan selalu memegang kendali terhadap orang-orang di sekelilingnya.
Hal ini terungkap dari pengakuan terdakwa Priyo saat diinterogasi oleh Jaksa Penuntut Umum. Priyo membeberkan bahwa dirinya kerap menjadi pelaksana perintah dari Ririn. Ketundukan Priyo ini diduga kuat karena pengaruh dominan Ririn yang secara usia juga lebih tua.

Tidak hanya kepada Priyo, pengaruh kuat Ririn ternyata menjangkau seluruh kelompok pertemanannya. Ririn diposisikan sebagai figur atasan yang wajib dipanggil dengan sebutan “Bos Irin” oleh semua orang di lingkaran tersebut.
”Saya cuma ikutin teman-teman yang ada di situ, manggilnya Bos semua… Bos Irin,” kata Priyo, yang juga mengaku menyimpan nomor telepon rekan terdakwanya itu dengan nama yang sama.

Keterangan ini memberikan gambaran jelas bagi majelis hakim bahwa Ririn memiliki kapasitas untuk mendikte orang lain di lingkungannya. Dinamika relasi kuasa dan dominasi “Bos Irin” ini diprediksi akan menjadi kunci bagi jaksa dalam persidangan selanjutnya pada Senin (25/05/2026) untuk membuktikan siapa otak di balik aksi pembunuhan sadis ini.
Penulis/Editor: Eka



