Final Piala Eropa 2024 Akan Terulang? Atau Juara Piala Eropa Bertemu Juara Piala Amerika di Final Piala Dunia 2026

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Spanyol berhasil melangkah ke Final Piala Dunia FIFA 2026 usai menundukkan salah satu favorit Juara Perancis 2-0 melalui gol M. Oyarzabal melalui titik putih menit 22′ dan Pedro Porro (58′).
Ini adalah final kedua Spanyol setelah tahun 2010 yang saat itu merebut Piala Dunia untuk pertama kalinya. Pada semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Rabu (15/7) dinihari, ini adalah penampilan terbaik Spanyol. Sebaliknya, Perancis malah bermain antiklimaks.
Di final, Juara Eropa 2024 ini akan bertemu pemenang antara juara bertahan Argentina dengan Inggris. Menariknya, jika bertemu Argentina maka final antara juara benua Amerika dan Eropa bakal tersaji. Akan tetapi, kalau Inggris yang lolos ke final, maka final Piala Eropa 2024 akan kembali terulang.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal pertandingan, kedisiplinan pemain belakang dan gelandang Spanyol membuat lini depan Perancis tampak mati kutu. Sebaliknya, pertahanan Perancis justru melakukan kecerobohan yang berujung pada hukuman penalti dari wasit. Pelanggaran ceroboh Lucas Digne usai menyepak paha Lamine Yamal di kotak penalti berbuah penalti yang berhasil dimaksimalkan Mikel Oyarzabal.
Gol tersebut menjadi yang kelima bagi Oyarzabal sepanjang Piala Dunia 2026 dan menegaskannya sebagai top skor Spanyol di gelaran ini.
Nasib apes kembali diterima Perancis usai bek tengah andalan mereka William Saliba mengalami masalah di punggungnya. Saliba akhirnya gagal melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Maxence Lacroix menit ke-30.
Kehilangan Saliba menjadi keuntungan bagi Spanyol dengan terus menyerang pertahanan Perancis. Di sisi lain, Mbappe dibuat frustrasi usai gagal mencatat peluang kembali hingga laga berakhir. Juga Oliseh tidak menunjukkan permainan menawan sepanjang turnamen sebelum semifinal berlangsung.
Kegagalan mencetak tendangan ke arah gawang pada babak pertama menjadi catatan serius Perancis. Ternyata, ketatnya pertahanan Spanyol menjadi alasan Perancis sangat sulit menciptakan peluang dari para penyerangnya termasuk Mbappe.
Di babak kedua, alih-alih mencetak gol penyama kedudukan, Perancis justru kebobolan lagi lewat sontekan Pedro Porro usai melakukan tap-in dengan Dani Olmo. Porro adalah bek Spanyol kedua yang mencetak lebih dari satu gol dalam satu Piala Dunia, setelah Fernando Hierro (1998 dan 2002).
Spanyol unggul 2-0 pada menit ke-58 dan membuat para pemain Perancis semakin panik. Lamine Yamal berhasil mencetak gol ketiga untuk Spanyol pada menit ke-61 namun dianulir usai berada dalam posisi offside.
Beberapa pergantian pemain dilakukan pelatih Perancis, Didier Deschamps. Sepuluh menit jelang laga usai, Perancis terus menekan lewat upaya Mbappe dan Dembele namun tetap nihil. Alhasil, skor 2-0 untuk Spanyol tetap bertahan hingga akhir dan memastikan La Roja menjadi tim pertama yang lolos ke final.
Susunan Pemain
Perancis (4-2-3-1): Mike Maignan; Jules Koundé, Dayot Upamecano, William Saliba (Lacroix 30′), Lucas Digne (Hernandez 72′); Aurélien Tchouaméni, Adrien Rabiot (Kone 46′); Ousmane Dembélé, Michael Olise (Cherki 72′), Bradley Barcola (Doue 57′); Kylian Mbappé.
Pelatih: Didier Deschamps.
Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro (Llorente 84′)), Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabián Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Álex Baena (Williams 84′); Mikel Oyarzabal (Torres 74′).
Pelatih: Luis de la Fuente.




