HUKUM & KRIMINAL

Penculikan Altet Golf Jesslyn Lay Masih Misteri: Terdeteksi Terbang ke Singapura Bersama Ayahnya

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Wanita cantik yang disebut sebagai seorang atlet golf dilaporkan diculik secara terbuka oleh lima orang tak dikenal (OTK). Saat itu korban yang bernama Jesslyn Wijaya Lay berada di restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat menghadiri perayaan ulang tahun keluarganya. Lima lelaki berperawakan besar tiba-tiba muncul dan dua diantaranya langsung membopong wanita tersebut dimasukan ke dalam mobil kemudian mereka kabur.

Aksi penculikan yang sempat menghebohkan para tamu di restoran tersebut terjadi Senin (13/7) sekira pukul 17.45. Sehari setelah itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat, tercatat dalam register teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA. Namun belakangan, laporan tersebut dicabut dengan alasan pelapor berinisial Nes tidak melihat langsung kejadian tersebut. Diapun hubungannya hanya teman dengan Jesslyn.

Meski demikian, kasus penculikan yang masih menjadi misteri ini tetap diusut polisi. Hal itu dikatakan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.

Diungkapkan, memang semula pihaknya menerima laporan dugaan penculikan terhadap Jesslyn saat menghadiri perayaan ulang tahun keluarga di salah satu restoran di Mangga Besar, Jakarta Pusat. “Saat ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi,” kata Roby dalam keterangannya dilansir kantor berita Antara, dikutip Rabu (22/7)

Saat penculikan dilaporkan temannya ke polisi, kuasa hukum keluarga Jesslyn, Andi Darti mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh pihak pelapor, sesaat sebelum acara ulang tahun dimulai, Jesslyn diduga ditutup matanya, kemudian dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju satu unit mobil berwarna hitam. Jesslyn disebut sempat berteriak.

Andi mengatakan saat itu Jesslyn mencoba keluar dari mobil itu. Namun, menurut dia, Jesslyn langsung dibawa kabur. “Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” ujar Andi, dikutip Selasa (21/7).

Sejak peristiwa tersebut, kata Andi, Jesslyn tidak lagi bisa dihubungi oleh keluarga ataupun teman-temannya. Telepon seluler yang diduga digunakan Jesslyn juga disebut tidak dapat diakses.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak pelapor, polisi telah mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban.

Polisi mengungkapkan meski laporan dugaan penculikan Jesslyn Wijaya dicabut, polisi tetap melakukan penyelidikan. “Perkembangan terbarunya adalah pada hari Minggu, tanggal 19 Juli pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan,” kata Roby.

Pelapor dalam hal ini berinisial Nes, yang merupakan rekan pegol itu. Roby mengatakan penyelidikan tetap dilanjutkan untuk mengetahui apakah korban benar diculik atau tidak. “Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan karena kita masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut,” ujarnya.

Roby menyebut Jesslyn diketahui meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia, melalui Semarang, Jawa Tengah sehari setelah peristiwa yang dilaporkan terjadi. Hal itu terlihat berdasarkan manifes penerbangan yang diterima penyidik. Jesslyn berangkat pada 14 Juli 2026 bersama dua orang yang memiliki hubungan keluarga dengannya. Satu orang di antaranya yaitu ayah Jesslyn.

“Namun, setelah kita lakukan rangkaian kegiatan, ternyata yang bersangkutan, kejadian tersebut tanggal 13, tanggal 14 yang bersangkutan ada di Semarang meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur berdasarkan manifes yang kami terima bersama dengan dua orang lainnya yang diketahui ada hubungan keluarga. Oleh karena, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini,” papar Roby.

Penulis/Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *