NASIONAL

Kepemimpinannya Banyak Dirorot Publik: Baru 1,5 Bulan Jabat Kepala BGN, Naniek S Deyang Mundur

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Setelah satu setengah bulan menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya tersebut. Namun alasannya klasik, yakni kesehatan, karena akan menjalani pengobatan jantungnya di luar negeri.

Atas mundurnya Naniek, maka sudah tidak ada lagi 4 pejabat tinggi yang lama di BGN. Pasalnya tiga pejabat yakni kepala dan dua wakil kepala di lembaga tersebut sudah masuk sel tahanan kejaksaan, karena telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Sedangkan, Naniek yang semula wakil kepala diangkat jadi kepala dan kini mengundurkan diri.

Kabarnya, Wamen Pertanian Sudaryono yamg akan menduduki jabatan Kepala BGN. Mas Dar panggilan akrabnya bukan orang baru, dia sudah paham program MBG yang dibesut Presiden Prabowo. Sebab dia jugalah yang ikut membuat konsep dasar program nasional tersebut.

Memang Naniek S Deyang sudah sejak lama didesak mundur oleh publik. Bahkan beberapa elemen masyarakat minta Probawo mencopot Naniek dari Kepala BGN. Pasalnya mantan wartawati senior itu diduga menjadi satu kesatuan dari pimpinan BGN lama yang diduga melakukan korupsi. Selama, Naniek menjabat Kepala BGN, kerap terjadi aksi-aksi massa agar MBG dihentikan.

Selama kurang lebih 1,5 bulan menjabat sebagai Kepala BGN, wanita bernama lengkap Nanik Sudaryati Deyang itu sudah didemo berbagai elemen masyarakat. Salah satunya massa yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta bulan lalu, Senin (15/6).

Dalam aksinya, massa mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Nanik S Deyang dari jabatan Kepala BGN karena pengangkatannya dinilai menimbulkan polemik dan pertanyaan di ruang publik.

“Negara tidak boleh mempertaruhkan masa depan program strategis pemenuhan gizi rakyat kepada pejabat yang masih menimbulkan kontroversi dan tanda tanya besar di ruang publik,” ujar seorang orator dari atas mobil komando saat itu.

Tak hanya itu, massa turut meminta Komisi IX DPR RI menggunakan fungsi pengawasannya untuk menguji kelayakan dan kepatutan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN. Mereka juga mendesak DPR meminta penjelasan terkait proses pengangkatan yang bersangkutan serta pertimbangan pemerintah dalam memilihnya.

Tidak itu saja eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung telah memberikan clue atau petunjuk soal siapa saja yang diduga terlibat dalam perkara tersebut. Salah satunya Naniek S Deyang yang berada di urutan nomor satu.

Bahkan, Naniek disebut ada indikasi dugaan keterlibatannya melalui surat yang diunggah oleh Sony di akun Instagram pribadinya pada Rabu (3/6) atau sesaat setelah Sony ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Dalam surat tersebut, Sony berterima kasih kepada Nanik terkait ‘hadiah indah’ yang telah diberikan. Namun, tidak dijelaskan hadiah semacam apa yang dimaksud.

Sebelumnya memang BGN tengah jadi sorotan publik setelah diterpa kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG yang mencakup penyelewengan anggaran yang melibatkan beberapa modus utama, termasuk penunjukan yayasan terafiliasi secara ilegal, mark up atau penggelembungan harga pengadaan barang, hingga jual-beli titik lokasi dapur (SPPG/Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).

Penulis/Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *