Pimpin Penertiban dan Pembongkaran 95 Bangunan di Atas Saluran Air Karet Tengsin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suprayogie: Kembalikan Fungsi Saluran Air untuk Kepentingan Masyarakat dan Ciptakan Lingkungan Lebih Tertata

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota (Setko) Jakarta Pusat Suprayogie bersama Camat Tanah Abang Dwisti Indtriani Utami dan Lurah Karet Tengsin Agung melakukan penertiban dan pembongkaran 95 bangunan di atas saluran air di Jalan Karet Pasar Baru Timur V RW 09 dan RW 011, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (6/7).
Penertiban dan pembongkaran bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dengan mengerahkan 150 petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri unsur Satpol PP, SDA, Bina Marga, Tamhut, Damkar, PAM Jaya, FKDM dan PPSU.

Bangunan semi permanen yang selama ini digunakan untuk tempat usaha makanan dan minuman hingga area parkir sepeda motor berlangsung aman, tertib dan kondusif. Walaupun ada beberapa warga yang protes bangunannya dibongkar akan tetapi pihak Kelurahan Karet Tengsin sebelumnya sudah melakukan pendekatan secara persuasif melalui sosialisasi dan pemberitahuan resmi.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Jakarta Pusat, Suprayogie menyampaikan bahwa seluruh tahapan telah dilakukan secara bersama dengan warga setempat, sosialisasi , informasi melalui pemberian surat dari Kelurahan Karet Tengsin sudah disampaikan sebelum pembongkaran dilakukan.
“Kami telah melakukan tiga kali sosialisasi di tingkat Kelurahan. Surat pemberitahuan juga sudah disampaikan kepada warga, termasuk melalui rapat bersama Lurah, pengurus RT, RW, dan LMK. Semua proses dilakukan sesuai prosedur dan warga telah diberi kesempatan untuk mengetahui rencana penertiban ini,” ujarnya.

Suprayogie mengatakan bangunan yang ditertibkan berada tepat di atas saluran air sehingga menghambat fungsi drainase. Nantinya setelah selesai pembongkaran, pihak Kantor Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan melakukan pengawasan agar lokasi tidak kembali ditempati. Kemudian, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) akan melaksanakan normalisasi saluran sepanjang kurang lebih 400 meter.
“Tujuan utama kami adalah mengembalikan fungsi saluran air untuk kepentingan masyarakat. Setelah area ini bersih, SDA akan melakukan normalisasi sehingga aliran air menjadi lancar dan risiko banjir dapat di minimalisir,” tegasnya.
Kembali ia menegaskan, penertiban ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dalam menjaga fungsi infrastruktur drainase, menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

Sementara itu, Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami menambahkan pembongkaran bangunan semi permanen yang berada di wilayah RW 09 dan RW 010 sudah disampaikan oleh pihak Kelurahan dan sudah beberapa kali diadakan pertemuan secara musyawarah dengan Ketua RW, RT dan warga sekitar.
“Begitupun dengan pemberian surat yang disampaikan oleh pihak kelurahan. Hari ini semua bangunan diatas saluran air terpaksa di bongkar dan ditertibkan kembali. Yang belum di bongkar bangunannya, disilahkan untuk membongkar sendiri bangunannya paling lambat hari Sabtu sudah selesai dibongkar dan ditertibkan untuk difungsikan kembali sebagai saluran air,” ungkapnya.
Penulis/Editor: Fari. K



