HUKUM & KRIMINAL

Telusuri Kali Licin, Polisi Terus Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi Kunaefi

Polisi menelusuri Kali Licin di Cipayung untuk mencari potongan kaki korban mutilasi, Kunaefi.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Depok masih berupaya keras mencari potongan kaki korban mutilasi, Kunaefi (51). Kali Licin, Cipayung, Depok, menjadi lokasi yang terus ditelusuri meski sampai sekarang masih belum membuahkan hasil.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman
Imanuddin dalam penjelasannya mengatakan, aliran sungai menjadi kendala pencarian. Diduga kuat potongan kaki yang dibuang oleh tersangka, Saepul (26), sudah hanyut.

“Titik kepastian pelaku membuangnya di mana awalnya. Ada aliran air juga yang bisa cukup untuk membawa potongan itu terbawa arus, sehingga kami harus menelusuri aliran sungai,” ujarnya

“Kemudian, terkait dengan durasi, tentunya dari tim K-9, kemudian dari tim kami juga harus atur supaya kami tetap bisa bertahan sampai dengan kami menemukan potongan tersisa yang belum ditemukan tersebut,” sambungnya.

Karung berisi mayat Kunaefi sudah ditemukan di tanah kosong tersebut sejak 24 Juli 2026. Namun warga tak ada yang menyangka karung tersebut berisi jenazah manusia. Sampai kemudian pada Selasa, 4 Agustus, warga berinisiatif membakar karung yang dikiranya berisi sampah.

Dari hasil identifikasi dan olah TKP, berikut keterangan saksivdan bukti-bukti lainnya, penyelidikan polisi akhirnya mengarah kepada pria bernama Saepul (26). Saepul yang pernah mengikuti ajang pencarian bakat ini akhirnya diringkua oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya saat melarikan diri di Pandeglang Banten pada Rabu, 5 Agustus 2026. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *