HUKUM & KRIMINAL

Korlantas Polri Makin Kuatkan Sinergitasnya dengan Komunitas Ojol

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Wibowo,menerima audiensi Komunitas Ojek Online Nasional di NTMC Korlantas Polri.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Korlantas Polri makin menguatkan sinergitasnya dengan komunitas ojek online (ojol) guna mendorong terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.

Upaya ini terlihat saat Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Wibowo,menerima audiensi Komunitas Ojek Online Nasional di NTMC Korlantas Polri, Selasa, 11 Agustus 2026.

Dalam pertemuan ini, Irjen Pol Wibowo mengajak para pengemudi ojol tak cuma sekadar menjadi pengguna jalan, namun juga mengambil peran sebagai mitra keselamatan lalu lintas.

Terlebih para pengemudi ojol juga dinilai punya posisi strategis karena hampir setiap hari beraktivitas di jalan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Ojol ini selain sebagai pekerja transportasi, juga adalah wajah pelayanan publik karena banyak bersentuhan dengan masyarakat. Sama dengan kami, fungsi lalu lintas adalah fungsi kepolisian yang paling banyak terlihat dan paling terdepan,” kata Irjen Pol Wibowo.

Menurutnya, pengalaman para pengemudi ojol di lapangan sangat bisa membantu kepolisian untuk mendapatkan informasi tentang berbagai kondisi dan kejadian yang membutuhkan penanganan.

Diingatkannya juga, kepada para pengemudi ojol agar selalu memanfaatkan layanan hotline 110 maupun pos polisi terdekat ketika menemukan atau mengetahui peristiwa yang memerlukan kehadiran polisi.

“Saat ini Bapak Kapolri sudah membuka hotline 110. Silakan kawan-kawan yang memang mau memberikan informasi apa pun itu, bisa disalurkan melalui hotline 110 atau melalui pos polisi yang terdekat,” ujarnya.

Tak hanya membantu menyampaikan informasi, para pengemudi ojol juga diminta untuk menjadi pelopor keselamatan dengan mengutamakan keamanan selama bekerja.

Keselamatan tersebut mencakup diri sendiri, penumpang, barang yang dibawa, hingga pengguna jalan lainnya.

“Harapan kami ke depan, kawan-kawan ojol bisa menjadi yang pertama, mitra keselamatan lalu lintas, paling tidak bagi dirinya sendiri maupun bagi kawan-kawannya,” harap Irjen Pol Wibowo.

Ditegaskannya, kolaborasi Korlantas Polri bersama komunitas ojol harus terus diperkuat agar pengemudi ojol punya kontribusi lebih besar untuk membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.

Semangat “Semua Karena Kita” juga diharapkan bisa menjadi landasan bersama untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat guna meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia.

Ketua Asosiasi Ojol Nusantara, Dianton sangat menyambut positif langkah Korlantas Polri untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan komunitas ojol.

Dia juga menyebutkan bahwa audiensi ini merupakan kunjungan ketiga pihaknya ke Korlantas Polri. Saat ini, Asosiasi Ojol Nusantara sudah menjangkau sekitar 22 hingga 24 provinsi dengan jumlah 2.477 anggota yang terdaftar di seluruh Indonesia.

Dianton menegaskan, sejak awal asosiasinya memang dibentuk dengan semangat mendorong pengemudi ojol ikut berkontribusi dalam keselamatan berlalu lintas.

“Cita-cita kami sejak awal adalah menjadi duta pelopor keselamatan berlalu lintas. Teman-teman di lapangan juga sudah banyak melakukan kegiatan yang berdampak langsung, seperti safety riding dan pertolongan pertama,” ungkapnya.

Asosiasi Ojol Nusantara kini tinggal menunggu arahan Korlantas Polri sebelum deklarasi resmi dilakukan. Setelah deklarasi, mereka pun menyatakan kesiapannya mengambil peran lebih besar dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keselamatan pengguna jalan. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *