LIFE STYLE MEGAPOLITAN

PNM Edukasi Warga Menteng Tenggulun Mengenai Pengelolaan Sampah, Kerajinan Handycraft dan Seremoni Penyerahan Mobil Angkutan Sampah ke BSI Gesit

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Permodalan Nasional Madani (PNM) terus aktif mengedukasi warga dan nasabah, seperti PNM Mekar mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Program ini mencakup pemilahan sampah organik dan anorganik, pembentukan bank sampah.

Kegiatan sosialisasi yang bertempat di Aula Kantor RW 01, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, itu juga disumbangkan satu unit mobil angkut sampah.

Kepala Cabang PMN Daniel Silitonga menyapa para nasabah dengan lantunan pantun yang di sambut antusias para hadirin. Daniel menyatakan acara yang baik dan positif ini tentunya harus benar-benar disimak dan cermati oleh para hadirin.

“Sosialisasi ini akan memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah, pemilihan sampah dan pemamfaatan sampah,” ujarnya.

Menurutnya, si PNM bukan sekadar pinjam namun ada sosial dan program pemberdayaan. Namun lebih dari itu, PNM terus berkomitmen dalam mengedukasi kreatif bagi pelaku usaha UMKM.

“Untuk itu, ayo terus bersemangat mengikuti sosialisasi ini sampai akhir. Jangan lupa modal yang sudah didapat gunakan untuk usaha yang produktif sehinga usaha berkembang dan lebih baik,” pesannya.

“Untuk itu, ikuti kegiatan ini dengan baik sehingga membuka wawasan dan keterampilan yang akan menambah penghasilannya,” katanya menutup sambutan.

Kemudian dilanjutkan ke acara inti sosialisasi tentang pemilahan sampah yang disampaikan oleh Okta. Para nasabah diperkenalkan dengan aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah cara pemilahan dan penimbangan sampah.

Warga diberikan pemahaman mengenai mudahnya mendapatkan rupiah tidak harus ribet lagi dengan memilah sampah dari rumah sehingga mempermudah warga memimbang per item sampahnya dan melihat saldo yang sudah dikumpulkan.

Sementara Direktur Bank Gesit, Endang secara umum memberikan edukasi tentang dari sampah menjadi rupiah. “Banyak hal yang bisa dilakukan dari yang kita anggap sampah namun mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak produk-produk yang telah dihasilkan dari sampah ini dan menambah pendapatan warga. Tak lupa Endang pun memperkenalkan sejumlah produk yang dibuat dari limbah sampah berupa tas dari bungkus kopi, bungkus diterjen dan lainnya serta lilin dari minyak jelantah.

Acara semakin seru ketika para hadirin yang di dominasi oleh kaum ibu tersebut diajak langsung praktek pembuatan aneka produk yang menggunakan bahan sampah. Dengan formasi lingkaran, ibu-ibu duduk di lantai menyimak tutorial pembuatan produk.

Ketua RW  01 Kelurahan Menteng, Isnain memberikan apresiasi yang sangat besar dengan program PNM ini. Menurutnya, (program) jelas, hal ini sangat membantu. “Untuk itu, program ini kita dukung agar maksimal hasilnya,” ucapnya.

Isnaini menambahkan, kedepannya tentu kita berharap banyak warga yang terlibat dalam program ini. “Semoga pemahaman dan ilmu yang didapat oleh para peserta sosialisasi dapat diestafetkan ke warga lain,” harapnya.

Secara keseluruhan kegiatan sosialisasi berjalan meriah dan sukses sebagai penutup acara pihak PNM menyerahkan sebuah unit mobil yang langsung diberikan oleh Kepala Cabang PNM.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kepala Cabang PNM, Ketua Bank Sampah Gesit, Ketua RW 01 dan para nasabah. (Mus)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *