Pengurus DPP PKB Maman Imanul Haq Respons Positif Reshuffle Kabinet Prabowo, Soroti Rocky Gerung di Wantimpres

progresifjaya.co.id, MAJALENGKA – Pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanul Haq merespons positif langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet serta penataan sejumlah posisi pemerintahan.
Maman menilai reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden. Menurutnya, Prabowo paling mengetahui kebutuhan pemerintahannya, termasuk menentukan menteri maupun pejabat yang perlu digeser atau diganti.
“Itu tentu hak prerogatif Presiden. Presiden paling tahu pembantu mana yang harus digeser, pembantu mana yang harus diganti, lalu siapa penggantinya,” kata Maman.
Menurut Maman, PKB melihat langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Prabowo memperkuat dukungan pemerintahan melalui orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Ia juga menyoroti keberadaan sejumlah tokoh dalam Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang baru. Maman menyebut masuknya tokoh dengan latar belakang dan pandangan yang beragam dapat menjadi sumber pertimbangan bagi Presiden.
“Wantimpres misalnya, anggota Wantimpres ada Kiai Said Aqil di sana, ada Rocky Gerung di sana. Paling tidak kita berpikir daripada orang-orang yang berkualitas ini di luar, lebih baik di dalam,” ujarnya.
Maman menilai keberadaan tokoh-tokoh tersebut di dalam lingkar pemerintahan dapat memberikan perspektif yang lebih beragam kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan.
“Daripada Prabowo dibisiki orang-orang yang nggak terlalu serius mikirin negara, lebih baik orang-orang yang seperti ini dimasukkan,” katanya.
Terkait keterlibatan PKB dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, Maman menyebut partainya saat ini memiliki sejumlah kader yang berada di pemerintahan.
Ia menyebut di antaranya posisi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Wakil Menteri Perindustrian, Wakil Menteri Koperasi, serta sejumlah posisi di Wantimpres.
“Kita punya Menko PMK, kita punya Wakil Menteri Perindustrian, Wakil Menteri Koperasi, kita di Wantimpres lumayan banyak, alhamdulillah,” ujar Maman.
Maman mengatakan PKB akan terus berkiprah dalam pemerintahan, termasuk mendukung sejumlah agenda utama Presiden Prabowo.
Ia menyinggung konsep ekonomi pemerintahan Prabowo yang disebutnya sebagai “Prabowonomics”. Menurutnya, ada sejumlah hal yang menarik dari pendekatan pemerintahan Prabowo, termasuk upaya merangkul kalangan Islam dan kebijakan yang disebutnya sebagai upaya melawan oligarki.
“Prabowo merangkul kalangan Islam begitu hangat. Yang kedua, Prabowo melakukan upaya perlawanan terhadap oligarki,” katanya.
Namun, Maman mengakui sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) masih menghadapi berbagai kendala.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak serta-merta menunjukkan programnya bermasalah. Ia menilai kemampuan pihak yang menjalankan program menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan kebijakan.
“Ini soal waktu, bukan salah programnya, tapi salah orang yang menjalankan programnya,” ujar Maman.
Karena itu, menurut dia, pemerintah perlu menempatkan orang-orang yang memiliki kemampuan dalam mengelola program prioritas seperti MBG dan KDMP.
Maman menegaskan program-program tersebut perlu menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan agenda prioritas pemerintahan Prabowo, termasuk MBG, KDMP dan Sekolah Rakyat.
Selain membahas reshuffle dan program pemerintah, Maman juga mendorong agar anggaran pendidikan keagamaan mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah pusat.
Ia menilai alokasi anggaran pendidikan harus diberikan secara adil sehingga tidak menimbulkan kesan adanya diskriminasi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan.
“Seharusnya ditambah dan harus agak adil. Jangan ada seolah diskriminasi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan,” pungkasnya. (Bram)



