HUKUM & KRIMINAL POLITIK

Penyelundupan Ketamin Skala Besar Bisa Digagalkan, Sufmi Dasco Apresiasi Kapolri Suyudi

Sufmi Dasco Ahmad dan Kapolri, Jenderal Pol Suyudi Ario Seto.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan rasa prihatinnya sekaligus apresiasi atas penggagalan upaya penyelundupan narkotika jenis ketamin skala besar dari Malaysia ke Indonesia.

Jaringan internasional ini kena cegah menyelundupkan 1,6 ton ketamin sekaligus membongkar laboratorium gelap (clandestine lab) pabrik sabu terbesar di Indonesia.

​Berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dari Kapolri, Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, kata Sufmi Dasco, penyelundupan besar-besaran ini bisa digagalkan melalui operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Ditjen Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara.

Barang haram jadah berupa 1,6 ton ketamin itu diselundupkan menggunakan kapal bernama MT Global 168 yang ditangkap di perairan Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara. Hasil pemeriksaan menunjukkan, kapal tersebut terdaftar atas nama perusahaan asal Malaysia, PT Makmur Merin Petroleum, yang beralamat di Suite 1112 Lantai 8 Menara TJB, Johor Bahru, Malaysia.

Selain menyita ketamin, petugas juga mencokok 8 orang awak kapal yang terdiri atas 7 warga negara Indonesia (WNI) dan 1 warga negara Taiwan.

​Kapolri Suyudi, lanjut Sufmi Dasco, mengatakan bahwa ribuan kilogram ketamin itu disembunyikan dalam 58 karung. Penggagalan penyelundupan ini juga diestimasi berhasil menyelamatkan sekitar 5,8 juta warga Indonesia dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika.

Tidak hanya di perairan, aparat gabungan juga membongkar laboratorium rahasia atau pabrik sabu yang diduga menjadi tempat produksi sabu di Kabupaten Pidie, Aceh. Dalam pembongkaran ini, sebanyak 11 tersangka—termasuk dua warga negara Tiongkok yang diduga berperan sebagai peracik utama juga kena cokok. Sementara untuk barang buktinya, didapat 20 drum sabu cair dan sekitar 500 kilogram sabu kristal, dengan berat total bruto mencapai 1,2 ton.

Sufmi Dasco juga menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada Kapolri Suyudi beserta jajaran dan tim gabungan atas keberhasilan yang luar biasa paten ini.

Menurutnya, langkah tegas penindakan ini sudah berhasil menyelamatkan masa depan jutaan anak bangsa.

​”Penindakan tersebut sudah menyelamatkan jutaan anak Indonesia dari bahaya narkoba yang diselundupkan dari negara-negara tersebut. Narkoba membuat kreativitas anak bangsa sangat berkurang. Makanya kita harus bersyukur, Kapolri Suyudi bisa menggagalkan penyebarannya,” papar Sufmi Dasco, Sabtu, 24 Oktober 2026 kemarin. (Bembo)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *