BERITA UTAMA NASIONAL

Jenguk Korban Kecelakaan Kereta, Prabowo Instruksikan Pembangunan Jalan Layang di Perlintasan Kereta Api Bekasi

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto  menjenguk para korban kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat pada Selasa, 28 April 2026, pagi. Kunjungan tersebut dilakukan di RSUD Bekasi, salah satu rumah sakit yang menangani korban dalam insiden tragis tersebut.

Presiden tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.45 WIB bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang diterima langsung oleh Wali Kota Bekasi. Kemudian memasuki gedung rumah sakit secara bersama untuk menjenguk para korban.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penanganan cepat dan terkoordinasi, serta meminta semua pihak terkait untuk terus memprioritaskan keselamatan dan pemulihan para korban.

Presiden Prabowo selanjutnya menginstruksikan jajaran pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan flyover (jalan layang) di perlintasan sebidang kereta api di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Namun demikian, ia menilai persoalan utama terletak pada banyaknya perlintasan kereta api yang belum memiliki penjagaan memadai.

“Kita akan atasi. Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi ini juga padat dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya sudah setujui dibangun flyover langsung oleh bantuan presiden,” kata Prabowo.

Sebagai informasi, kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin malam sekitar pukul 20.55 WIB. Menurut data PT KAI, peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang meninggal dunia serta 80 lainnya mengalami luka-luka.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, terjadi pula insiden lain di jalur yang sama, di mana sebuah KRL menabrak taksi di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Kejadian tersebut diduga menjadi pemicu rangkaian gangguan yang berujung pada tabrakan utama.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan. Selain RSUD Bekasi, korban juga dirawat di sejumlah rumah sakit lain di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

KAI memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung penuh oleh perusahaan dan asuransi. Selain itu, KAI juga menjamin dukungan berkelanjutan bagi korban dan keluarga yang terdampak.

Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat dalam insiden tersebut. Pemerintah bersama KAI terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Jamins)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *