BERITA UTAMA NUSANTARA

HMI Cabang Pandeglang Kecam Pembayaran PKB di Luar RKUD

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Pandeglang, Syahri Fauzan Ramadhan. (Ist)

progresifjaya.co.id, PANDEGLANG — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang mengecam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di luar Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang dinilai telah mencederai tata kelola keuangan daerah di Banten.

Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Pandeglang, Syahri Fauzan Ramadhan menuturkan, bahwa praktik pembayaran di luar RKUD merupakan kesalahan fatal dalam administrasi pemerintahan apabila benar dilakukan di luar mekanisme resmi yang telah diatur.

“Pembayaran PKB itu seharusnya masuk melalui RKUD sebagai mekanisme resmi pengelolaan keuangan daerah. Ketika ada pembayaran di luar mekanisme tersebut, maka ini adalah bentuk dari mal administrasi. Ini bukan persoalan kecil, ini persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan,” tegas Fauzan berjuluk Si Bungsu, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa lagi dianggap sekadar kekeliruan administratif biasa karena berpotensi membuka ruang terhadap praktik-praktik yang tidak transparan dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kami menilai ini adalah kesalahan fatal. Sebab, administrasi pemerintahan itu punya aturan yang jelas, tidak bisa dijalankan dengan pola-pola yang terkesan sembarangan. Kalau pembayaran dilakukan di luar RKUD, maka sangat patut diduga ada maladministrasi dalam proses tersebut,” katanya.

Ia juga menyoroti sikap Pemerintah Provinsi Banten yang dinilai belum memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat terkait polemik tersebut.

“Yang membuat publik semakin curiga adalah sikap diam pemerintah. Jangan sampai masyarakat menilai ada sesuatu yang ditutupi. Gubernur harus hadir memberikan penjelasan secara terbuka, karena ini menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujarnya.

Fauzan menegaskan, HMI Cabang Pandeglang akan melakukan konsolidasi besar bersama kader HMI se-Cabang Pandeglang untuk mengawal isu tersebut dan meminta pertanggungjawaban pemerintah daerah, khususnya Andra Soni.

“Kami akan melakukan konsolidasi masif bersama seluruh kader HMI se-Cabang Pandeglang untuk turun menyuarakan aspirasi masyarakat dan meminta pertanggungjawaban Andra Soni selaku Gubernur Banten. Sebab, kami menilai pemerintah daerah hari ini belum mampu memberikan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan kepada masyarakat,” tandasnya.

Editor: Asep Sofyan Afandi

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *