BERITA UTAMA

Diskeswan Lebak GencarPemeriksaan Lapak Hewan Kurban Jelang Idul Adha1447 H 2026

progresifjaya.co.id, LEBAK – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diskeswan) Kabupaten Lebak gencar melakukan pemeriksaan lapak penjualan hewan kurban guna memberikan jaminan kesehatan dan higienis untuk Idul Adha 1447 Hijriah 2026.

“Semua petugas pemeriksa kesehatan hewan ternak di semua 28 kecamatan,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Diskeswan Kabupaten Lebak drh Hanik Malichatin saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Sabtu. (23/5/2026)

Pemeriksaan kesehatan hewan ternak tersebut untuk memberikan keamanan kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 2026, sehingga semua ternak seperti domba, kambing, sapi dan kerbau layak dikonsumsi manusia.

Petugas melakukan penyisiran ke setiap penjualan hewan kurban, ternak dari luar daerah harus dilengkapi dokumen kesehatan yang dikeluarkan pemerintah daerah bersangkutan.

Dalam pemeriksaan kesehatan hewan ternak di lapak penjualan jika hasilnya sehat maka diberikan tanda kalung dan jika sakit dilakukan isolasi untuk penyembuhan.

Sedangkan, ternak dari luar daerah jika tidak dilengkapi dokumen maka ditolak untuk melindungi peternakan di daerah ini agar terbebas dari berbagai penyakit.

“Kami sampai saat ini belum ditemukan kondisi hewan ternak di lapak penjualan sakit,” ungkapanya.

Menurut dia, selain pemeriksaan kesehatan hewan ternak juga dilakukan pemberian obat vitamin hewan di lapak penjualan.

Pemeriksaan kesehatan hewan ternak gencar dilakukan mulai tanggal 10 sampai 26 Mei 2026.

Berdasarkan data lapak penjual hewan kurban tahun ini sebanyak 144 lokasi tersebar di 28 kecamatan.

Namun , pengawasan dokumen lalu lintas hewan ternak kurban dari luar daerah dilakukan berjenjang tingkat nasional melalui karantina, provinsi melalui cek point, kabupaten melalui perdagangan hewan kurban.

Selain itu pihaknya juga melakukan pengawasan sebelum hewan kurban disembelih.

Tim petugas akan memeriksa kesehatan antemortem untuk memastikan bahwa hewan-hewan tersebut bebas dari penyakit.

“Kami juga melakukan pemeriksaan post-mortem setelah penyembelihan untuk memastikan daging yang didistribusikan kepada masyarakat adalah sehat dan halal,” katanya.

Terpisah Kepala Unit Pelaksan Teknis (UPT) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Eli mengatakan, Diskeswan mendapatkan Lima ekor sapi  kurban dan satu ekor sapi dengan bobot satu ton Bantuan Presiden (Banpres) untuk Bantuan Masyarakat (Banmas).

“Rencananya H-1 akan dibawa ke RPH
Untuk di sembelih pada hari H dan daging Kurban tersebut akan salurkan ke
Masjid Agung Al-A’raf. Alun-Alun Rangkasbitung, untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.” tutur Eli.

Sementara itu, sejumlah pedagang hewan kurban di Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku bahwa mereka siap dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas Diskeswan setempat dan kondisinya sehat serta layak dikonsumsi manusia.

Pemeriksaan kesehatan hewan ternak kurban sangat mendukung untuk kepercayaan konsumen sehingga berdampak terhadap omzet penjualan.

“Kami menjamin ternak domba dan sapi yang dijual itu kondisinya sehat karena didatangkan dari Jawa Barat yang ketat dilakukan pemeriksaan kesehatan ternak itu,” kata Srman, seorang pedagang hewan ternak di Rangkasbitung Kabupaten Lebak. (R. Rencong)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *