HUKUM & KRIMINAL

Diburu Besar-besaran, DPO Taufik Hidayat Berhasil Ditangkap: Gubernur KDM Apresiasi Kapolda Jawa Barat

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Setelah diburu besar-besaran oleh Tim Gabungan Polda Jawa Barat akhirnya sosok daftar pencarian orang (DPO) Taufik Hidayat (30) yang menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya Yuvita Tri Rezeki (29) berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Ciparay, Majalaya, Kabupaten Bandung. “Iya benar tersangka sudah berhasil kita tangkap tadi sekitar pukul 18.30,” ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan di Mapolda, Selasa (23/6).

DPO atas nama tersangka Taufik Hidayat ini sudah terdeteksi sejak pagi hari di wilayah tersebut. Kemudian tim gabungan yang dipimpin polisi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Reserse Polresta Bandung dan Polsek Majalaya memfokuskan pencarian di wilayah Ciparay. Kurang lebih pukul 18.30, baru beberapa polisi menyergap sebuah rumah di kompleks Griya Pesona dan berhasil meringkus buruannya, tanpa perlawanan.

Setelah diciduk, Taufik langsung diamankan di polsek terdekat sebelum akhirnya digelandang ke Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan intensif di unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). “Tadi sudah kita amankan di kepolisian terdekat, Polsek Majalaya. Setelah itu, kita bawa ke Mapolda. Sebagaimana ketentuan, tadi teman-teman sudah melihat prosesnya, tersangka kita bawa masuk ke dalam kantor PPA,” tambah Kapolda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diketahui bersembunyi di kediaman kerabatnya. Dia merasa lokasi tersebut cukup aman untuk menghindari kejaran petugas.

“Berdasarkan pengakuan tersangka di Perumahan Griya Pesona, itu rumah kerabatnya. Dia meyakini bahwa itu tempat yang aman menurut yang bersangkutan. Tetapi kita sudah melacaknya,” ujar Jenderal Polisi bintang dua itu.

Diungkapkan Kapolda, tersangka Taufik Hidayat terdeteksi melakukan sejumlah transaksi di wilayah Majalaya sejak pagi, Selasa (23/6). “Tadi pagi kita sudah berada di Majalaya, sudah mengikuti apa yang dilakukan. Sebagai informasi, tadi pagi yang bersangkutan melakukan beberapa transaksi, ya, ini menjadi petunjuk buat kita,” kata Irjen Pol Rudi Setiawan.

Polisi berjaga di sekitar lokasi tempat Taufik terdeteksi bersembunyi. Hingga akhirnya pelaku ditemukan. “Oleh sebab itu, para tim yang bertugas di Majalaya tetap berada di sana, mencari seputar wilayah perumahan tersebut, dan akhirnya sore-sorenya hingga malam dapat bertemu dan kita tangkap,” jelasnya.

Selain pemeriksaan terkait tindak pidana yang dilakukannya, polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh serta tes urine untuk memastikan kondisi fisik dan mental tersangka. Kapolda memastikan memastikan bahwa hasil tes narkoba terhadap tersangka menunjukkan hasil negatif, meskipun Taufik mengaku sempat mengonsumsi minuman keras.

“Tahapan yang harus dilakukan sesuai ketentuan, kita melakukan pemeriksaan kesehatan untuk benar-benar memastikan kondisi kesehatan tersangka, termasuk pemeriksaan seluruh badannya. Ini dilakukan karena kita harus mendapatkan informasi atau kondisi yang sebenarnya terhadap tersangka tadi. Tidak itu saja kita juga akan memeriksa atau tes kejiwaan nya,” ujarnya lagi.

Atas penangkapan tersangka Taufik Hidayat ini, Gubernur Jawa Dedi Mulyadi memberi selamat dan apresiasi kepada Kapolda dan jajarannya. Hal itu dikatakan Kang Dedi Mulyadi (KDM) di canal YouTube, Rabu (24/6) pagi.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolda dan jajarannya atas tertangkapnya tersangka yang merupakan penjahat kemanusiaan dan biadab. Semoga yang bersangkutan mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya” papar KDM.

Tertangkapnya Taufik Hidayat ini menyusul diumumkannya sayembara bagi masyarakat yang bisa memberikan informasi akurat tentang keberadaan tersangka sadis ini. KDM menyiapkan Rp 250 juta untuk itu.

“Siapapun yang mengetahui keberadaannya segera informasikan kepada aparat. Kita berharap yang bersangkutan dapat segera ditangkap, ” kata Dedi Mulyadi.

Hingga hari ini, KDM belum menyampaikan, akan diberikan kepada siapa dana Rp 250 juta itu, karena tersangka Taufik Hidayat sudah tertangkap. Kemungkinan besar duit sayembara itu akan didapat jajaran Polda Jabar, karena merekalah yang bekerja keras dan memburu DPO yang diduga mempunyai kelainan kepribadian (psikopat).

Penulis/Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *