Polda Metro Jaya Ringkus 65 Orang Penunggang Aksi Demo dan Sita 39 Senjata Tajam, Airsoft Gun Berikut Peluru Gotri

Polda Metro Jaya mengamankan 39 senjata tajam, 2 pucuk airsoft gun, satu tabung gas isi airsoft gun, dan 25 gram peluru gotri untuk airsoft gun dari pihak yang diduga akan menunggangi aksi demo.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Polda Metro Jaya meringkus 65 orang yang diduga menunggangi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini. Dari ke-65 orang itu, 10 di antaranya diduga melakukan perekrutan dan penyedia dana untuk menunggangi aksi demonstrasi hari ini.
Selain meringkus 65 orang yang diduga kuat akan menjadi pencipta rusuh, juga diamankan sejumlah barang bukti pendukung yakni 39
bilah senjata tajam, 2 pucuk airsoft gun, satu tabung gas isi airsoft gun, dan 25 gram peluru gotri untuk airsoft gun.
“Penyidik saat ini sudah melakukan pengamanan dan penyitaan terhadap barang bukti sebagaimana rekan-rekan lihat bersama di hadapan kita,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
“Terdapat 39 pucuk atau unit senjata tajam, kemudian 2 pucuk airsoft gun, satu tabung gas isi airsoft gun, kemudian 25 gram gotri untuk isi airsoft gun-nya,” imbuhnya.
Selain itu, juga turut disita tiga buah stik golf, tujuh jeriken bahan bakar bensin, 201 botol kaca dan sumbunya, 1 unit toa, 1 botol cat semprot, dan 11 tas ransel.
“Tas ransel yang diduga ini akan digunakan untuk membawa molotov-molotov ini pada saat pelaksanaannya. Kemudian 4 buah banner, 4 strip tramadol, dan 2 strip diazepam,” kata Kombes Pol Iman lagi.
Sementara untuk 10 orang yang diduga sebagai perekrut dan penyedia dana untuk menunggangi aksi demo, Kombes Pol Iman menyebut mereka kini sedang diperiksa intensif.
Pemeriksaan masih terus dilakukan untuk mengetahui sumber pembiayaan, pola perekrutan, hingga komunikasi antarpihak yang terlibat.
“Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami sumber pembiayaan, pola perekrutan, komunikasi antar pihak, serta tujuan dan peran masing-masing dalam rangkaian kegiatan tersebut,” jelas Kombes Pol Iman. (Bembo)



