Dukung Terciptanya Kelancaran Aktivitas Masyarakat, Ditlantas Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalin Bersifat Situasional

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan skenario pengalihan lalu lintas yang bersifat situasional untuk kegiatan unjuk rasa hari ini.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kenyamanan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan penyampaian pendapat.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah dalam penjelasannya menegaskan, kepolisian selalu menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun begitu, kebebasan tersebut diharapkan bisa berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak masyarakat lainnya yang bekerja, beraktivitas, serta menggunakan ruang lalu lintas dengan aman dan nyaman.
“Kami menghargai dan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun kami juga melayani masyarakat umum yang beraktivitas baik sedang dalam perjalanan untuk bekerja, sedang bekerja, sekolah serta aktivitas publik lainnya. Kami berkomitmen untuk menjaga ruang publik menjadi tempat yang nyaman,” kata Kombes Pol Firman.
Menurutnya, menjaga ruang bersama di Jakarta adalah tanggung jawab seluruh pihak. Karena itu, dia pun mengajak masyarakat yang menyampaikan aspirasi maupun masyarakat yang tetap menjalankan aktivitas sehari-hari agar bisa saling menghormati dan menjaga ketertiban.
“Pada prinsipnya, kami ingin seluruh masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. Aspirasi tetap dapat disampaikan, sementara masyarakat lainnya juga tetap memiliki ruang untuk bekerja, beraktivitas, dan menggunakan jalan,” jelasnya.
Karena itu, untuk mendukung terciptanya kelancaran aktivitas masyarakat, Ditlantas Polda Metro Jaya pun sudah menyiapkan sejumlah konsep pengaturan lalu lintas. Namun begitu, penerapannya tetap akan dilakukan secara situasional dengan melihat kondisi arus lalu lintas di lapangan.
“Sampai dengan saat ini, situasi arus lalu lintas terpantau aman dan terkendali. Untuk kegiatan unjuk rasa, kami sudah menyiapkan beberapa konsep pengamanan dan pengaturan lalu lintas sebagaimana kegiatan rutin yang selama ini dilaksanakan di Jakarta,” jelas Kombes Pol Firman.
Diterangkannya, rekayasa lalu lintas tidak akan dilakukan secara otomatis. Apabila kondisi lalu lintas masih tetap berjalan lancar, petugas tidak akan melakukan pengalihan arus. Sebaliknya, apabila kondisi di lapangan membutuhkan pengaturan atau pengalihan, maka. petugas akan berada di lokasi akan segera memberikan arahan kepada masyarakat.
“Kalaupun harus dilakukan rekayasa, itu bersifat situasional dan terbatas. Apabila kondisi lalu lintas tetap lancar, tentunya tidak kami lakukan pengalihan arus. Namun apabila diperlukan pengalihan di beberapa titik, kami pastikan petugas sudah berada di lokasi untuk memberikan petunjuk dan arahan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, kegiatan masyarakat unjuk rasa memang berpotensi meningkatkan volume kendaraan dan kepadatan pada sejumlah ruas jalan. Karena itu, masyarakat pun diimbau agar mempersiapkan perjalanan dengan baik serta memperhatikan informasi lalu lintas terkini.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan informasi lalu lintas terkini, serta menghindari titik-titik yang berpotensi terjadi kepadatan. Masyarakat juga bisa mempertimbangkan waktu dan rute alternatif,” tutup Kombes Pol Firman. (Bembo)



