Setelah Sejumlah Rumah Pamulang Diguncang Ledakan, Kini Gedung Farmasi 4 Lantai di Pondok Aren Meledak
progresifjaya.co.id, TANGERANG SELATAN — Lagi ledakan dahsyat guncang Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Jika sebelumnya ledakan terjadi di rumah warga Jalan Talas, Pondok Cabe Ilir, Pamulang hingga merusakan 8 rumah di sekitarnya, kini ledakan terjadi di gedung farmasi berlantai 4 di Jalan Jombang Raya, Kelurahan, Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren. Gedung perusahaan obat-obatan PT Nucleus Farma itu rusak porak poranda, matrial dan kaca-kaca berserakan sampai ke jalan.
Ledakan di Pamulang itu sudah dipastikan berasal dari tabung gas besar. Ini hasil investigasi dan penyidikan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya, meski sebelumnya ledakan diprediksi dari sebuah meteor yang jatuh dari langit menimpa rumah penduduk. Tidak ada korban pada ledakan di Pamulang, namun 7 warga di rumah-rumah itu mengalami luka.
Sementara ledakan di gedung milik PT Nucleus itu, polisi Polres Tangsel bersama Tim Jibom Polda Metro Jaya masih memeriksa dan mencari asal terjadinya ledakan yang mengejutkan warga. “Yang pasti ledakan bukan dari bom,” ujar Kapolres Tangsel AKBP Victor D. H. Inkiwirang, Kamis (9/10) petang.
Diungkapkan bahwa ledakan itu berasal dari lantai empat gedung tersebut pada Rabu (8/10) pukul 20.30 WIB. Setelah menerima informasi itu, kepolisian beserta tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya langsung melakukan pengecekan di TKP. “Pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kejadian dugaan ledakan ini pada 20.30 WIB,” ujar Victor kepada pers.

Victor menambahkan dari hasil pengecekan di sekitar lokasi, tim Jibom Gegana menyatakan bahwa tidak ditemukan bom maupun residu bahan peledak di tempat kejadian Perkara (TKP). “Setelah kami lakukan pemeriksaan dan sterilisasi terhadap TKP ini, PujiTuhan Alhamdulillah tidak ditemukan bom atau residu bahan peledak di TKP,” ujar Kapores.
Namun, Victor belum bisa memastikan penyebab dari ledakan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif bersama Puslabfor Bareskrim Polri untuk memastikan penyebab ledakan. Adapun, dia menyatakan dalam peristiwa ini tidak ditemukan korban baik itu luka-luka maupun korban meninggal dunia. “Untuk penyebab terjadinya ledakan kami akan melakukan penyelidikan dan pendalaman bersama puslabfor bareskrim polri,” katanya.
Kapolres juga mengatakan, pihaknya akan mengusut peristiwa ledakan yang terjadi di gedung perusahaan farmasi itu. Sejauh ini, sembilan saksi telah diperiksa. “Sampai saat ini sudah ada sembilan orang kurang lebih, saksi-saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara intensif baik di Polsek maupun Polres,” kata Victor lagi.
Dia menjelaskan, gedung farmasi yang meledak tersebut memproduksi obat-obatan dan akan mendalami kegiatan yang dilakukan. “Memang karena perusahaan Nucleus ini di bidang farmasi memproduksi obat-obatan, kami sementara mendalami kegiatan yang dilakukan,” ujarnya lagi.
Editor: Isa Gautama



