Kapolres Kuningan Turun Langsung Bantu Korban Puting Beliung di Mekarsari

Kapolres Kuningan bersama jajaran turun langsung membantu warga yang rumahnya terdampak hujan deras yang disertai angin puting beliung di Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.
progresifjaya.co.id, KUNINGAN – Polisi Bersama Masyarakat. Tagline ini ditunjukkan oleh Polres Kuningan Polda Jawa Barat dalam bentuk kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. Polres Kuningan bersama jajarannya turun langsung untuk membantu masyarakat terdampak bencana angin puting beliung di Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.
Tak sekadar memberikan bantuan, Polres Kuningan juga ikut serta bergotong royong membersihkan puing-puing rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung.
Dalam kegiatan kemanusiaan ini, Polres Kuningan juga menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan untuk membantu proses perbaikan rumah warga yang terdampak bencana dan pengobatan gratis. Personel kepolisian bersama masyarakat juga bahu-membahu membersihkan sisa material bangunan dan puing-puing yang berserakan.
“Jadi kemarin sore terjadi hujan deras yang disertai angin puting beliung hingga membuat rumah warga rusak. Kemarin sore, tim awal sudah kami terjunkan. Hari ini kami meninjau langsung ke lokasi. Dan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, kami hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah akibat bencana angin puting beliung di Desa Mekarsari. Kami berharap bantuan bahan bangunan ini bisa meringankan beban warga dan membantu mempercepat perbaikan rumah yang mengalami kerusakan,” tutur Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama dalam keterangan persnya, Jumat, 30 Oktober 2026.
Dikatakannya juga, kehadiran personel Polres Kuningan bukan cum untuk memberikan bantuan material. Namun juga ikut bergotong royong untuk membersihkan puing-puing rumah warga.
“Bagi kami, membantu masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan. Kami juga ingin hadir langsung, bergotong royong dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta dapat segera bangkit kembali,” kata Kapolres Bellen.
Kehadiran Kapolres Bellen bersama jajarannya ini juga bisa menjadi gambaran bahwa di tengah musibah, kepedulian itu tak cukup hanya disampaikan lewat kata-kata, namun juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata.
Di tengah kondisi warga yang sedang menghadapi musibah, kehadiran Kapolres Bellen bukan hanya membawa bantuan secara materi, namun juga memberikan dukungan moril dan semangat kepada para korban.
Kehadiran polisi di Desa Mekarsari juga menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan sudah menjadi bagian penting dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Khususnya saat warga menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Bencana alam berupa hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, terjadi pada Kamis, 29 Oktober 2026 sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa dahsyat tersebut mengakibatkan kerusakan pada pemukiman warga.
Kepala Desa Mekarsari, Carwan, menjelaskan, lebih dari 80 rumah warga di wilayahnya mengalami kerusakan akibat musibah tersebut.
Kerusakan juga tersebar di tiga dusun, dengan kondisi terparah melanda Dusun 1 Kadatuan. Secara keseluruhan, ada sekitar 7 rumah yang mengalami rusak berat dan total sekitar 80 rumah yang terdampak hingga porak poranda. (Bembo)



