WISATA & KULINER

Terpilih Kembali Jadi Ketua DPW Aspedi Banten, Agung: Dukung Pariwisata di Banten Lewat Karya Dekorasi Kreatif

progresifjaya.co.id, SERANG – Mungkin karena dianggap cakap dan baik kinerjanya dalam memimpin organisasi selama tiga tahun, Agung Muhamad kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Provinsi Banten untuk periode 2025–2029, Selasa (14/10). Hal ini dapat dilihat pada Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-3 yang digelar di Gedung Gapura Indra, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Agung terlihat unggul dari para kandidat lain hingga dipercaya menakhodai organisasi kreatif jasa dekorasi di Banten.

Dalam proses pemilihan yang berlangsung demokratis, Agung Muhamad unggul telak setelah meraih 24 suara. Ia berhasil mengalahkan tiga kandidat lainnya yaitu Saeful Huda (3 suara), Dewi Anggraeni (4 suara), dan Febriansyah Slamet Pribadi (1 suara). Dari total 33 hak suara yang digunakan, hanya satu suara yang dinyatakan tidak sah.

Dalam sambutan kemenangannya, Agung Muhamad menegaskan komitmennya untuk memperkuat soliditas dan profesionalitas para pelaku usaha jasa dekorasi di Banten. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antaranggota untuk memajukan sektor industri kreatif di daerah.

“Saya tidak pernah bosan mengimbau seluruh rekan-rekan untuk bersama-sama membangun Aspedi Banten ke depan. Muswil ini menjadi momentum untuk menentukan arah organisasi empat tahun ke depan,” ujar Agung.

Kegiatan Muswil ke-3 ini juga sekaligus menjadi ajang konsolidasi organisasi yang meriah, diakhiri dengan pelantikan pengurus DPW Aspedi Banten periode 2025–2029. Pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus DPP Aspedi, perwakilan pemerintah daerah, serta para pelaku usaha jasa dekorasi dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten, menandai dimulainya era baru kepemimpinan Agung kedua kalinya.

Pada bagian lain sambutannya, Agung menyatakan, Aspedi Banten, berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap berbagai kegiatan pariwisata di Banten.

Para pengusaha dekorasi siap memberikan karya terbaik untuk event penting yang menjadi momentum daya tarik bagi masyarakat dari luar Banten. “Bukan hanya dekorasi wedding, kami hadir dengan berbagai macam usaha dekorasi secara general, sehingga aktivitas seperti pawai mobil, pameran hingga nikahan masal bisa kami support sebaik mungkin,” katanya lagi.

Agung memastikan, jika Aspedi memiliki legalitas yang dapat dipercaya, sehingga masyarakat maupun lembaga terkait yang melakukan kerja sama memiliki rasa yang aman. “Karena kita punya wadah yang jelas kita bisa bikin regulasi bersama kita bisa bikin kesepakatan bersama,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya berharap dengan adanya kepengurusan yang baru, dapat menjadi mitra strategis yang mampu mendukung berbagai event penting yang digagas oleh berbagai instansi. “Kami bisa membuat apa saja yang sesuai kebutuhan dari acara tersebut, jadi harapannya hari ini dapat menjadi awal untuk menjalin kemitraan yang positif,” ujarnya lagi.

Kabid SDM Dinas Pariwisata Banten Rohaendi menyampaikan, dekorasi menjadi hal yang sangat penting guna memberikan kenyamanan dan suasana yang nyaman agar pengunjung menjadi betah dan tertarik untuk kembali datang. “Butuh dekorasi yang bagus itu akan berdampak pada kenyamanan keberkahan ya para audiens pengunjung. Jadi bagi kami Aspedi mitra yang perlu sinergi dan berkolaborasi,” kata Rohaendi.

Ia juga memberikan kesempatan bagi Aspedi Banten untuk melakukan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, “Bukan hanya Dispar namun dinas pendidikan dan kebudayaan, kami akan berikan ruang audiensi dengan Gubernur Banten Pak Andra dan siap menerima semua,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP Aspedi Sumitro menambahkan, langkah awal yang perlu dilakukan oleh Aspedi Banten ialah memberikan edukasi kepada seluruh anggota supaya tidak terjadi keresahan ditubuh Aspedi. “Jangan sampai melakukan nantinya anggota Aspedi Banten wanprestasi, dengan adanya edukasi yang diberikan justru akan membuat anggota semakin kuat dan bagus,” kata Sumitro.

Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *