Gagalkan Aksi Curanmor, Driver Ojol Rahmat Fauzi Dapat Apresiasi dan Penghargaan dari Kapolda Metro

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Rahmat Fauzi, driver ojol Kamtibmas yang berhasil menggagalkan aksi curanmor di wilayah Jalan Raya Cakung-Cilincing, Cakung, Jakarta Timur
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Suheri secara fair memberikan apresiasi atas keberanian driver ojek online (ojol) Kamtibmas bernama Rahmat Fauzi
menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jalan Raya Cakung-Cilincing, Cakung, Jakarta Timur. Apresiasi tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ kepada Rahmat Fauzi saat pelaksanaan apel di halaman Polres Metro Jakarta Timur, Senin, (3/11).
Pemberian penghargaan ini juga menjadi form to support Polda Metro Jaya terhadap program unggulan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Program unggulan yang dimaksud tersebut yakni membangun kemitraan dan sinergitas yang kuat antara Polri dan ojol untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.
“Rekan-rekan sekalian, kita sudah melaksanakan apel pemberian penghargaan kepada salah satu rekan kita, mitra kita, saudara kita Pak Rahmat Fauzi yang mana beliau berprofesi sebagai ojol (ojek online),” kata Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ dalam penjelasannya kepada awak media Senin, (3/11).
“Pemberian penghargaan ini juga jadi tindak lanjut Polda Metro Jaya atas Program ‘Ojol Kamtibmas’ yang dicanangkan oleh Bapak Kapolri di Monas pekan lalu. Yang mana ojol ini adalah mitra Polri untuk menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus juga sebagai mitra pencegahan kejahatan,” sambungnya lagi.
Untuk diketahui, keberanian Rahmat Fauzi menggagalkan aksi curanmor itu terjadi pada hari Rabu, 22 Oktober 2025. Aksi pencurian bisa digagalkan oleh Rahmat yang juga berhasil mengamankan barang bukti. Rahmat juga cepat berkoordinasi dengan polisi yang akhirnya berhasil menangkap si pelaku.
“Sungguh, beliau berhasil mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan polisi untuk mengamankan atau menangkap pelaku kejahatan tersebut. Sungguh apresiasi luar biasa dari kami pihak kepolisian kepada rekan-rekan ojol Kamtibmas. Wabil khusus untuk Bapak Rahmat yang sudah membantu kami mengungkap kejahatan. Alhamdulillah,” puji Kapolda Kang Asep ‘Sniper’ secara terbuka.
Rahmad Fauzi saat dimintai komentarnya mengaku tak menyangka akan mendapat penghargaan langsung dari Kapolda Metro Jaya.
“Saya hanya ingin membantu agar lingkungan aman. Saat melihat ada kejadian, saya langsung lapor ke polisi dan bantu amankan pelakunya sampai petugas datang. Saya berterima kasih atas penghargaan ini,” kata Rahmat Fauzi.
Lebih lanjut dia juga bertutur kejadian tersebut berawal saat dirinya sedang mengantar penumpang anak sekolah. Dalam perjalanan itu, tiba-tiba ada motor menyalipnya dari sebelah kiri sambil menyetut motor baru. Saat diperhatikan seksama, ternyata motor tersebut tak memasang pelat nomor di belakang.
Kecurigaannya makin bertambah saat melihat motor yang disetut merek Honda sementara kunci kontak yang terpasang adalah Yamaha.
Setelah mengantarkan penumpangnya ke alamat tujuan yang tak jauh dari area perjalanan motor yang dicurigai, Rahmat Fauzi pun kembali mengikuti pelaku sampai masuk ke putaran Cakung.
Merasa diikuti, pelaku kemudian berbelok mendadak yang juga diikuti Rahmat Fauzi. Setelah itu dia melihat pelaku berhenti di sebuah perusahaan dan berbincang-bincang dengan sekuritinya.
“Saya samperin, terus pastikan nanya-nanya ini motor siapa. Oh motor orang, siapa? Pokoknya logatnya mencurigakan. Saya gali informasi, saya cek motornya, pas saya cek boleh dibuka jok motornya. Katanya nggak ada kuncinya, padahal tadi di jalan saya lihat kunci nyantel di motor,” jelasnya.
Pelaku selanjutnya diam membisu macam orang panik. Melihat pelaku mulai shaking alias gemetaran, kecurigaanya pun jadi makin berlipat. Pelaku langsung diminta Rahmat Fauzi untuk menunjukkan surat-surat kendaraannya.
“Eh dia bilang saya disuruh ikut ke Tanah Merah. Ngapain kan ada WA (WhatsApp). Jadi dia nelepon ke temannya, minta ikut,” ujar Rahmat Fauzi lagi.
Pelaku yang makin shaking lalu meminta Rahmat Fauzi menunggu dengan dalih hendak mengambil surat-suratnya. Namun saat sedang lengah, kedua pelaku itu bergegas tancap gas lari ngibrit ketakutan.
“Padahal nggak lama dia ngomong mau ambil suratnya, terus ke sini lagi. Ya sudah satu (orang) aja, satunya jaga motor. Eh saya lengah sedikit, dua-duanya kabur dan motornya ditinggal gitu. Langsung aja saya telepon kepolisian terdekat habis itu,” katanya lagi berterus terang.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto mengatakan, keberanian Rahmad Fauzi membuntuti dan mengunterograsi kedua pelaku sangat diapresiasi Polda Metro Jaya. Keberanian ini juga menjadi bukti nyata kemitraan antara Polri dan masyarakat untuk menjaga keamanan wilayah.
“Pak Kapolda memberikan penghargaan sebagai bentuk terima kasih kepada warga yang berkontribusi nyata dalam pencegahan kejahatan. Saudara Rahmad Fauzi sudah menjadi contoh bahwa kepedulian bisa menyelamatkan banyak orang,” Kombes Pol Bhudi berujar.
“Dan kami juga sangat ingin makin banyak drivel ojol yang mau menjadi mitra Polri. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan humanis. Keberanian Rahmat Fauzi ini jadi salah satu contohnya,” lanjutnya. (Bembo)



