
Power forward/center Boston Celtics, Amir Johnson.
progresifjaya.co.id, JAKARTA – Lebih dari 500 pemain Boston Celtics sudah mengenakan total 68 nomor jersey berbeda (dan tiga lainnya bukan bagian dari seri numerik apa pun) sejak awal berdirinya Basketball Association of America (BAA – liga yang kemudian menjadi NBA saat ini). 25 nomor punggung jersey sudah dipensiunkan oleh Boston Celtics. Dan kini, Celtics Wire coba mengulas sejarah nomor punggung dan para pemain yang mengenakannya sejak tim ini didirikan tahun 1946.
Setelah beberapa waktu mengupas power forward Paul Pierce dengan nomor punggung 34, di artikel sekarang penulis akan melanjutkannya dengan power forward/center Amir Johnson, pemain pertama yang mengenakan nomor punggung 90.
Amir Johnson yang berpostur 2,06 m dipilih pada urutan ke-56 dalam Draft NBA 2005 oleh Detroit Pistons.

Power forward/center Boston Celtics, Amir Johnson.
Pemain kelahiran Los Angeles, California 1 Mei 1987 ini memainkan empat musim pertama karir profesionalnya bersama Detroit, dan enam musim berikutnya bersama Toronto Raptors. Setelah itu dia bergabung dengan Boston Celtics pada tahun 2015. Masa baktinya bersama tim tersebut berlangsung selama dua musim hingga 2017 kemudian bergabung dengan Philadelphia 76ers juga selama dua musim.
“Amir adalah pemain veteran muda yang sudah terbukti kemampuannya dan merupakan tambahan yang menarik bagi tim kami,” kata Danny Ainge, Presiden Operasi Bola Basket Boston Celtics kala itu.
“Postur tubuhnya yang tinggi, kemampuan atletiknya, kemampuan rebound, dan kemampuan menembaknya akan membantu kami di kedua sisi lapangan,” tambahnya memuji.
Amir Johnson bermain sebagai power forward/center veteran Boston Celtics dan bergabung melalui kontrak dua tahun senilai 24 juta dolar AS pada Juli 2015. Dia mampu memberikan kontribusi solid dalam pertahanan dan rebounding, dengan rata-rata 7,3 poin dan 6,4 rebound per pertandingan pada musim 2015-2016.

Power forward/center Boston Celtics, Amir Johnson.
Dia memulai debut dengan 15 poin dan 7 rebound pada 28 Oktober 2015. Dan mencetak rekor tertinggi musim dengan 18 rebound melawan Indiana Pacers pada Januari 2016.
Pada 2 November 2016, dia mencetak rekor tertinggi karier dengan empat lemparan tiga angka melawan Chicago Bulls.
Johnson dikenal sebagai pemain yang andal dan konsisten selama masa baktinya di Boston Celtics di bawah asuhan Danny Ainge. Dia menjadi pemain veteran yang tangguh, cerdas, dan sering melakukan “pekerjaan kotor” di lapangan seperti screen dan pertahanan area paint.
Selama membela Boston Celtics, Johnson hanya mengenakan jersey nomor 90 dan mencetak rata-rata 6,9 poin, 5,5 rebound, dan 1,7 assist per pertandingan. (Bembo)



