OLAHRAGA

3 Faktor X Boston Celtics Buat Memenangkan Pertandingan di Babak Playoff

Sam Hauser, Hugo Gonzales, Neemias Queta adalah 3 faktor X Boston Celtics untuk memenangkan pertandingan di babak playoff NBA musim 2025/2026.

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Boston Celtics menghadapi Philadelphia 76ers di babak pertama playoff setelah finis di posisi kedua Wilayah Timur pada musim reguler. Musim yang oleh banyak orang dianggap sebagai tahun transisi di mana Boston Celtics akhirnya bisa memasuki babak playoff sebagai salah satu favorit juara.

Boston Celtics memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang dapat diharapkan dari trio bintang mereka, Jayson Tatum, Jaylen Brown, dan Derrick White. Tetapi pemain pendukung mana yang bisa mengubah jalannya pertandingan di babak playoff?

Dalam narasi ini, penulis mengatakan ada 3 faktor X yang dapat mengubah jalannya pertandingan buat Boston Celtics di babak playoff. Dan itu dimulai dari pertandingan melawan Philadelphia 76ers di TD Garden, Boston pada Minggu, 19 April 2026 waktu AS. Berikut adalah ulasannya:

1 Sam Hauser

Sam Hauser tetap menjadi pemain yang bisa diandalkan seperti biasanya. Pemain dengan nomor punggung jersey 30 ini sudah mencetak poin di bawah 40 persen dari jarak tiga poin sepanjang kariernya di NBA. Tapi dia tetap menjadi bagian penting dari rotasi pemain sepanjang musim.

Selama absennya superstar Jayson Tatum, Sam Hauser memiliki kesempatan untuk mendapatkan peran yang lebih besar. Dia mencatatkan rekor tertinggi dalam kariernya untuk menit bermain, poin, rebound, assist, dan lemparan tiga poin per pertandingan dengan catatan 39,3 persen dari luar garis tiga poin.

Pemain depan berusia 28 tahun ini juga tetap menjadi penembak terbaik di Boston Celtics, dan memungkinkan para pemain lainnya untuk menciptakan banyak peluang tembakan dari luar garis tiga poin. Jarak yang dia berikan sangat penting bagi gaya permainan Mazzulla-ball. Dia juga bisa mengubah jalannya pertandingan hanya dengan kemampuan menembaknya saja.

Berkatnya, Boston Celtics secara konsisten sudah menjadi tim ofensif yang lebih baik saat dia berada di lapangan. Untuk musim keempat berturut-turut, Boston Celtics memiliki rating ofensif yang lebih baik ketika Hauser bermain dibandingkan ketika dia berada di bangku cadangan, menurut Cleaning the Glass . Hal ini seharusnya memberikan Hauser banyak menit bermain di babak playoff, terlepas dari lawannya.

2 Hugo Gonzalez

Pemain rookie asal Spanyol ini sudah melampaui semua ekspektasi di musim pertamanya. Sedikit yang memperkirakan dia akan menjadi bagian yang dapat diandalkan dalam rotasi setelah terpilih di urutan ke-28 dalam Draft NBA 2025. Sejak hari pertama, Gonzalez sudah memberikan energi dan kerja keras yang mengesankan. Lebih penting lagi, dia juga muncul sebagai pilihan defensif berkualitas bagi Joe Mazzulla.

Gonzalez selalu menciptakan peluang mencetak poin di setiap pertandingan. Dia adalah pemain bertahan yang aktif membantu pertahanan dan memaksa terjadinya turnover. Dia mengambil pelanggaran. Dia merebut rebound ofensif. Mungkin yang terpenting, dia terus-menerus menciptakan kekacauan. Dan ketika dia dibiarkan tanpa penjagaan, dia bisa mencetak tembakan tiga angka. Ada alasan mengapa dia memimpin tim ini dalam peringkat on/off.

Dipastikan bakal ada pertandingan playoff di mana Gonzales akan mengubah momentum dengan rebound ofensif dan kerja kerasnya. Jika dia bisa terus mencetak angka, perannya akan bisa berkembang sepanjang playoff. Boston Celtics pasti akan memberinya kesempatan sebagai pemain bertahan di titik serang. dan jika dia bisa bertahan melawan serangan yang solid, dia akan menjadi anggota kunci dalam rotasi playoff ini.

3 Neemias Queta

Terakhir, namun tak kalah penting adalah Neemias Queta. Pemain jangkung setinggi 2,13 meter asal Portugal ini akan memainkan peran besar bagi Boston Celtics di babak playoff. Boston Celtics membutuhkan center dengan nomor punggung jersey 88 ini untuk bermain sebanyak mungkin menit, mengingat dia adalah center serba bisa terbaik dalam tim.

Di belakang Queta, Boston Celtics memiliki pemain veteran Nikola Vucevic dan Luka Garza. Meskipun keduanya memiliki kekuatan dalam menyerang dan merebut bola rebound, mereka adalah pemain bertahan yang belum teruji. Mereka kurang memiliki kemampuan bertahan yang beragam, atletis, dan perlindungan ring untuk menjadi jangkar pertahanan yang solid. Sementara Queta adalah satu-satunya center dalam tim Boston Celtics yang mampu melakukan itu dalam jangka waktu yang lama.

Jadi, semakin banyak menit bermain yang bisa dia dapatkan, semakin besar peluangnya Boston Celtics untuk memenangkan pertandingan melawan tim-tim elit di babak playoff.

Penulis/Editor: Bembo

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *