EKONOMI & BISNIS

Bapenda Lebak dan Bank BJB Evaluasi Percepatan Digitalisasi Transaksi Daerah Triwulan I 2026

progresifjaya.co.id, LEBAK – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak bersama Bank BJB Cabang Rangkasbitung menggelar Rapat Evaluasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (23/4/2026) di Aula Bank BJB Cabang Rangkasbitung.

Rapat dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso, serta dihadiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola retribusi daerah.

Dalam rapat tersebut, dibahas capaian implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) selama triwulan pertama tahun 2026. Berdasarkan data yang dipaparkan, realisasi digitalisasi pajak daerah telah mencapai 93,67 persen, sementara digitalisasi retribusi daerah tercatat sebesar 96,14 persen.

Plt Kepala Bapenda Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah melalui sistem digital.

“Digitalisasi transaksi daerah menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain evaluasi capaian, rapat juga membahas rencana aksi ETPD tahun 2026 sebagai langkah lanjutan dalam memperkuat implementasi digitalisasi di berbagai sektor pendapatan daerah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Lebak, Ihda Thifla Bayiza, menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan menjadi faktor penting dalam mempercepat perluasan digitalisasi transaksi.

Ia menyebutkan, optimalisasi kanal pembayaran digital diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, sekaligus meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah.

Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Lebak menegaskan komitmennya untuk terus memperluas implementasi ETPD guna mendukung tata kelola keuangan daerah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. (R. Rencong)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *