
progresifjaya.co.id, JAKARTA — Di tengah kesibukan sejumlah unsur pimpinan pengurus Majelis Ulama Indonesia Jakarta Selatan (MUI Jaksel) masa khidmat 2025–2030 melaksanakan tugas mulia sebagai pembimbing haji 2026. Namun begitu, gelaran Musyawarah Kecamatan (Muscam) MUI di 10 kecamatan se-Jakarta Selatan berjalan sukses dan penuh khidmat.
Gelaran Muscam MUI bergulir sepanjang bulan Mei 2026 merupakan agenda strategis menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi dalam membina umat, mengokohkan ukhuwah Islamiyah, serta menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat di wilayah Jakarta Selatan.

Kegiatan yang seluruhnya mengedepankan semangat musyawarah mufakat, selain dihadiri unsur pimpinan MUI Kota Jakata Selatan juga dihadiri alim ulama, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi keagamaan termasuk camat, dan unsur Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai bukti nyata kuatnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral dalam membangun umat.
Pesan pengurus MUI dalam setiap gelaran muscam senantiasa menekankan esensi penting menjaga kolaborasi ulama-umara, serta terus memperkuat kontribusi dan pelayanan dakwah di tengah beragam tantangan jaman.
Untuk diketahui, unsur pengurus MUI Kota Jakarta Selatan yang hadir disetiap gelaran muscam antara lain, Wakil Ketua 2 Ustadz HM Dinoel Hoeda, Wakil Ketua 3: KH Abdul Karim, Kepala Sekretariat Saeful Bahri serta Staf Sekretariat Gatot Mustaman.
Berdasarkan tata tertib peraturan organisasi dan hasil musyawarah tim formatur yang menjunjung tinggi kebersamaan, rangkaian Muscam tersebut telah menghasilkan kepemimpinan baru untuk masa khidmat mendatang.

Berikut adalah daftar para kiai dan ulama yang mendapatkan kepercayaan dan diamanahkan sebagai Ketua MUI Kecamatan se-Jakarta Selatan:
1. Kecamatan Jagakarsa: KH Abdullah Hasani.
2. Kecamatan Kebayoran Baru: KH Ghozali Mushonnif.
3. Kecamatan Setiabudi: KH Abdul Somad.
4. Kecamatan Pesanggrahan: KH. Muhammad Soleh.
5. Kecamatan Cilandak: KH. Abdul Halim Idris.
6. Kecamatan Pasar Minggu: KH. Ahmad Saiful Habib.
7. Kecamatan Mampang Prapatan: KH. Noordin Nasir.
8. Kecamatan Kebayoran Lama: KH Hasan Murdi Alwi.
9. Kecamatan Tebet: KH. Saifuddin Zein.
10. Kecamatan Pancoran: KH Muhammad Iqbal, Lc.
Editor: Asep Sofyan Afandi



