HUKUM & KRIMINAL

Diduga Korban Pembunuhan: Terekam CCTV, Pria Mengemudikan Mobil ASN yang Tewas Dalam Kemdaraan Dinasnya

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Misteri tewasnya seorang wanita setengah baya Ruly Yunis Setiawati (50) yang menjabat Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur mulai terungkap. Aparatur Sipil Negara (ASN) itu diduga menjadi korban pembunuhan dilakukan oleh seorang lelaki yang terekam CCTV.

Seperti viral di media sosial dan tayangan media daring maupun elektronik, mayat korban ditemukan dalam mobil Kijang Inova berplat merah di parkiran Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Posisi korban duduk di depan di sebelah kemudi dengan kursi direbahkan ke belakang. Diperkirakan korban sudah meninggal empat hari lalu di dalam mobil terkunci itu saat ditemukan.

Indikasi korban pembunuhan diperkuat dengan hasil visum dokter forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, terlihat adanya dugaan kuat korban mengalami tindakan kekerasan sebelum meninggal, karena terdapat luka robek di bagian kuping sebelah kiri. Juga ada tanda-tanda kekerasan di bagian mata, mulut dan leher. Tidak itu saja, CCTV di gerbang parkir bandara merekam seorang lelaki mengenakan masker mengemudikan mobil dinas milik Pemkab Bangkalan itu. Namun polisi polisi belum mau memberi keterangan yang pasti.

Sementara pihak keluarga bersama kuasa hukumnya Risang Bima Wijaya mendeteksi indikasi kuat adanya unsur pidana setelah melihat rekaman kamera pengawas tersebut. Risang menduga korban sengaja dibuang dan ditinggalkan di area parkir bandara. Pasalnya, dari rekaman CCTV itu tampak mobil dinas korban ternyata dikemudikan seorang berkacamata hitam saat memasuki area bandara untuk mengambil tiket parkir. Risang meyakini ada orang lain di dalam mobil selain korban.

Gerak-gerik lelaki tersebut masih mencurigakan dalam rekaman visual kamera pengawas. Setelah memarkirkan mobil dinas itu, pria tadi langsung ke luar dari kendaraan plat merah itu dan bergegas pergi meninggalkan lokasi kejadian  “Setelah mobil parkir, terlihat seorang laki-laki keluar dari kendaraan. Yang bersangkutan memakai masker dan kacamata, kemudian meninggalkan area parkir menggunakan taksi online,” lanjut Risang membeberkan petunjuk tersebut.

Berangkat dari temuan visual dan kondisi jasad korban saat dievakuasi, tim kuasa hukum menduga kuat bahwa hilangnya nyawa sang pejabat tidak terjadi di area bandara, melainkan di lokasi lain yang masih misterius. Areal parkir Bandara Juanda disinyalir kuat hanya dijadikan tempat untuk menyamarkan jejak kematian korban.

“Dugaan sementara kami, korban meninggal di lokasi lain. Setelah itu jenazah dibawa ke area bandara dan ditinggalkan di dalam mobil dengan posisi jok direbahkan,” terang Risang.

Hasil visum dan otopsi terhadap jasad korban yang ditemukan dalam mobil dinasnya di bandara sudah keluar.

Ketua Tim Humas RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, AKBP Ni Made Wiatini, menjelaskan dari hasil pemeriksaan luar ditemukan luka robek pada kuping telinga kiri yang diduga akibat kekerasan benda tumpul. Selain itu terdapat pelebaran pembuluh darah pada kedua selaput lendir kelopak mata.

“Kemudian ditemukan selaput lendir bibir atas dan bawah berwarna kebiruan. Kondisi tersebut umumnya ditemukan pada kasus yang berkaitan dengan gangguan pernapasan atau mati lemas,” jelas Ni Made Wiaitini.

Sedangkan pada pemeriksaan dalam, tim forensik menemukan lidah, epiglotis, dan saluran napas bagian atas berwarna merah kehitaman. Dinding lambung juga tampak berwarna merah kehitaman. “Seluruh organ tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan. Perut yang tampak membesar bukan karena kehamilan, melainkan akibat proses pembusukan jenazah,” terangnya.

Untuk mendukung penyelidikan, sejumlah sampel telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Sampel tersebut meliputi ginjal kanan dan kiri, lambung beserta isinya, kuku jari telunjuk kanan dan kiri, serta swab vagina. “Dari hasil swab vagina tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual,” tegasnya.

“Hasil laboratorium forensik diperkirakan keluar sekitar satu minggu lagi. Saat ini kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian karena masih menunggu hasil uji toksikologi dan pemeriksaan laboratorium lainnya,” pungkas Ni Made.

Polisi masih terus menyelidiki kasus ini. Beberapa orang saksi telah diperiksa. Informasi yang diperoleh, korban ditemukan Rabu (24/6) oleh pengemudi ojol, karena melihat cairan darah mengalir di sekitar mobil tersebut. Saat dilihat dari kaca, tampak korban berada di kursi penumpang depan sebelah kiri di dalam mobil Innova berwarna hitam bernomor polisi plat merah M 1090 GP

Berdasarkan keterangan beberapa saksi, mobil tersebut diketahui telah masuk ke area parkir Terminal 1 Bandara Juanda sejak Sabtu (20/6). Dari data parkir, kendaraan itu belum pernah keluar hingga akhirnya ditemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalamnya.

Saat ini Satreskrim Polresta Sidoarjo masih menyelidiki pria misterius yang terekam CCTV mengemudikan mobil dinas yang dipakai korban. “Kita masih sekidiki. Mohon waktu,” kata kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Diko sesaria Putra Suma, Kamis (25/6).

Penulis/Editor: Isa Gautama

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *