BERITA UTAMA OLAHRAGA

Format Baru Piala Dunia FIFA 2026 Menjadikan Panggung Kejutan

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Piala Dunia 2026 edisi ke-23 menampilkan perubahan format baru dan terbesar dalam sejarah FIFA (Asosiasi Sepakbola Internasional) dengan melibatkan 48 negara peserta (naik dari 32 tim) dan menambah jadwal laga menjadi 104 pertandingan (naik dari 64 laga) yang diselenggarakan di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dengan semakin banyak negara yang berpartisipasi, Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan lebih banyak cerita baru, kejutan, dan drama pertandingan. Adapun format baru 48 negara ini dibagi ke dalam 12 grup dengan masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup dan delapan tim peringkat ketiga terbaik melaju ke fase gugur dari babak 32 besar.

Dengan total 104 pertandingan dan durasi turnamen mencapai 39 hari, Piala Dunia 2026 menghadirkan lebih banyak pertandingan, menampilkan lebih banyak cerita baru, dan peluang lebih besar bagi negara-negara Asia, Afrika, Oseania, maupun kawasan CONCACAF untuk menciptakan sejarah di panggung sepak bola dunia. Perubahan ini menunjukkan upaya FIFA untuk memperluas representasi global dan memberikan kesempatan lebih merata bagi negara-negara yang sebelumnya sulit menembus putaran final.

Dari total 16 kota penyelenggara di Amerika Utara, Amerika Serikat menjadi negara dengan porsi terbesar dan akan menggelar sebagian besar pertandingan termasuk seluruh laga mulai babak perempat final hingga final. Skala penyelenggaraan lintas negara ini menghadirkan tantangan logistik lebih kompleks dibanding sebelumnya.

Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 ini menjadikan piala dunia paling mahal dengan hadiah mencapai 871 juta USD atau Rp15,7 triliun dengan asumsi kurs Rp18.000. Dalam skema baru FIFA, setiap negara yang lolos ke kompetisi ini minimal langsung mendapat 12,5 juta USD atau sekitar Rp225 miliar. Adapun terdiri dari uang persiapan sebesar 2,5 juta USD dengan bonus kelolosan sebesar 10 juta USD.

Sementera Juara Piala Dunia 2026 diprediksi bakal menerima 53,5 juta USD atau sekitar hampir Rp1 triliun, naik 42 juta USD pada 2022. Juara dua atau runner-up diprediksi mendapat 36,5 juta USD atau Rp650 miliar. Juara ketiga diprediksi 32,5 juta USD atau Rp585 miliar, dan juara keempat diprediksi 30,5 juta USD atau Rp550 miliar.

Selain perubahan format dan skala penyelenggaraan menjadi lebih besar, Piala Dunia 2026 diperkirakan menghadapi tantangan dari faktor penting yaitu kondisi cuaca. Turnamen berlangsung pada musim panas di Amerika Utara membuat sejumlah kota tuan rumah berpotensi mengalami suhu tinggi dan tingkat kelembapan ekstrem. Oleh karena itu, FIFA mempertimbangkan penerapan cooling break atau jeda pendinginan selama pertandingan berlangsung.

Tim Raksasa Bertumbangan

Format baru Piala Dunia 2026 ini benar-benar menjadi panggung kejutan dan drama. Dengan 12 grup yang ada, persaingan untuk memperebutkan tiket ke babak 32 besar menjadi jauh lebih ketat dan tak terduga, memberi ruang bagi negara-negara debutan dan kuda hitam untuk memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim raksasa.

Bosnia-Herzegovina, Tanjung Verde, dan RD Kongo menjadi negara debutan yang bikin kejutan lolos ke babak 32 besar yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Setelah beberapa pertandingan awal babak ini, beberapa tim raksasa seperti Jerman dan Belanda secara mengejutkan harus tersingkir dan gagal melaju ke babak 16 besar.

Jerman tumbang dari Paraguay lewat babak adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Selasa, 30 Juni. Beberapa jam kemudian, Maroko berhasil menyingkirkan tim Oranje Belanda juga melalui babak adu penalti dengan skor 3-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu (extra time). Kedua tim raksasa itu bertumbangan setelah unggul terlebih dahulu.

Dari zona Asia masih menyisakan satu wakil yakni, Australia yang akan berhadapan dengan Mesir, Sabtu (4/7) dinihari. Jepang sudah kalah dari Brasil dan tiga negara lainnya, Arab Saudi, Qatar serta Korea Selatan gagal lolos 32 besar.

Sedangkan Bosnia & Herzegovina harus mengakui keunggulan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 0-2 pada 32 besar Piala Dunia 2026 di California, Kamis (2/7) pagi WIB. Debutan lainnya, peluang Tanjung Verde ke 16 besar cukup berat lantaran lawannya adalah juara bertahan, Argentina.

Berikut daftar 10 tim negara yang telah tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 hingga Kamis, 2 Juli 2026.

1. Afrika Selatan
2. Jepang
3. Jerman
4. Belanda
5. Pantai Gading
6. Swedia
7. Ekuador
8. RD Kongo
9. Senegal
10. Bosnia & Herzegovina

Jadwal babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 4 hingga 7 Juli 2026.

Kanada vs Maroko, Sabtu, 4 Juli – Jam 24.00 WIB (Minggu dini hari)

Paraguay vs Prancis, Minggu, 5 Juli – Jam 04.00 WIB

Brasil vs Norwegia, Senin, 6 Juli – Jam 03.00 WIB

Meksiko vs Inggris, Senin, 6 Juli – Jam 07.00 WIB

Pemenang (Spanyol/Austria) vs Pemenang (Portugal/Kroasia), Selasa, 7 Juli – Jam 02.00 WIB

Amerika Serikat vs Belgia, Selasa, 7 Juli – Jam 07.00 WIB

Pemenang (Argentina/Tanjung Verde) vs Pemenang (Australia/Mesir), Rabu, 8 Juli – Jam 00.00 WIB Pemenang (Swiss/Aljazair) vs Pemenang (Kolombia/Ghana), Rabu, 8 Juli – Jam 04.00 WIB.

Seluruh pertandingan siaran langsung dapat disaksikan di stasiun televisi TVRI

Penulis/Editor: Hendy

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *