BERITA UTAMA NASIONAL

Bos Pemenang Tender Motor Listrik MBG Pernah Dipanggil KPK Terkait Kasus Bansos

progresifjaya.co.id, JAKARTA – Direktur Utama PT Yasa Artha Trimanunggal, Yenna Yuniana menjadi sorotan publik setelah perusahaannya memenangkan tender besar penyediaan motor listrik Emmo lebih dari 20 ribu unit buat operasional pegawai makanan bergizi (MBG) diperkirakan menelan anggaran senilai Rp 1,24 triliun hingga Rp 2,4 triliun. Harga per unit Emmo JVX GT disorot mencapai kisaran Rp50-56,8 juta yang dinilai lebih mahal dibandingkan motor konvensional setara

Proyek bernilai besar ini berkaitan langsung dengan program nasional yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga menarik perhatian luas, termasuk latar belakang sosok di balik perusahaan tersebut.

Armada motor listrik tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional program MBG, terutama dalam mendistribusikan layanan ke berbagai wilayah. PT Yasa Artha Trimanunggal diketahui merupakan induk dari PT Adlas Sarana Elektrik yang ditunjuk sebagai penyedia motor listrik merek Emmo JVX GT.

Namun, di balik proyek besar tersebut, siapa sosok Yenna? Berdasarkan data Administrasi Hukum Umum (AHU), Yenna tercatat sebagai Beneficial Owner atau pemilik manfaat akhir yang mengendalikan penuh perusahaan tersebut.

PT Yasa Artha Trimanunggal merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai sektor strategis, seperti logistik, pengadaan barang, alat kesehatan, hingga ekspor-impor. Berdasarkan informasi resmi, perusahaan tersebut berdiri pada tahun 2016.

Dalam struktur manajemen perusahaan, posisi Direktur Utama dipegang oleh Yenna Yuniana. Perannya sebagai pemimpin perusahaan sangat penting dalam berbagai kerja sama bisnis dan pengambilan keputusan penting, termasuk dalam proyek pengadaan motor listrik MBG.

Meskipun memimpin perusahaan besar, ia dikenal sebagai sosok yang cukup tertutup; laporan dari MSN menyebutkan bahwa ia tidak banyak dikenal oleh lingkungan tetangga di tempat tinggalnya.

Dikabarkan, setelah ditunjuk sebagai pemenang tender pengadaan motor listrik MBG, rumah dan kantor PT Yasa Artha Trimanunggal dijaga ketat aparat. Penjagaan itu dikatakan sebagai bentuk pengamanan karena akan ada demo.

Nama Yenna juga pernah muncul dalam catatan hukum. Pada November 2025, ia dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial beras tahun 2020. Pemeriksaan itu berkaitan dengan tersangka Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo.

Yenna Yuniana (YY) pernah dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik dalam kasus dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial beras. Perkara ini berdiri sendiri dan tidak berkaitan dengan kasus korupsi bansos COVID-19 yang sebelumnya sempat mencuat. (Red)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *